Syuting di Belanda, Al Ghazali Akui Sempat Batal Puasa

Altov Johar Senin, 3 Juni 2019 19:00:07
Al Ghazali baru saja menyelesaikan syuting film terbarunya yang berjudul Mengejar Surga. (Bambang/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Al Ghazali baru saja menyelesaikan syuting film terbarunya yang berjudul Mengejar Surga. Selama 19 hari Al harus menjalani puasa Ramadhan di Amsterdam, Belanda.

Al Ghazali tak menampik lamanya waktu di Belanda membuatnya batal berpuasa. Namun ia enggan membocorkan berapa kali batal berpuasa selama berada di negeri kincir itu.

"Aku 19 hari di sana. Aku berangkat duluan dan extend. Jujur (puasa) ada yang bolong, karena 19 jam enggak kuat. Musafir lah ya," ujar Al Ghazali di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Al Ghazali baru saja menyelesaikan syuting film terbarunya yang berjudul Mengejar Surga. (Bambang/tabloidbintang.com)
Al Ghazali baru saja menyelesaikan syuting film terbarunya yang berjudul Mengejar Surga. (Bambang/tabloidbintang.com)

Al Ghazali mengatakan, banyak momen tak terlupakan selama proses syuting berlangsung. Apalagi ia sudah mengenal baik dengan para pemain yang terlibat di film ini.

"Banyak sih yang berkesan, karena aku udah kenal semua sama semua, Kimberly dan lain-lain. Semua kru asik, jadi senang aja," ungkapnya.

Selain Al Ghazali, film Mengejar Surga turut dibintangi Jessica Mila, Kimberly Rider, dan Jerremy Thomas. Film Mengejar Surga dijadwalkan rilis di tahun ini. 

Al Ghazali baru saja menyelesaikan syuting film terbarunya yang berjudul Mengejar Surga. (Bambang/tabloidbintang.com)
Al Ghazali baru saja menyelesaikan syuting film terbarunya yang berjudul Mengejar Surga. (Bambang/tabloidbintang.com)

(tov/ari)
 

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.