Bryan Domani Menikmati Saat-saat Mati Listrik

Ari Kurniawan Selasa, 6 Agustus 2019 06:15:15
Bryan Domani justru mengaku menikmati momen saat tidak ada aliran listrik di rumahnya.  (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Media sosial dipenuhi keluhan, bahkan kemarahan, saat terjadi mati listrik secara serentak di beberapa wilayah pulau Jawa. Tapi hal itu tidak berlaku bagi Bryan Domani.  

Bryan Domani justru mengaku menikmati momen saat tidak ada aliran listrik di rumahnya.  

"Aku pernah merasakan tinggal di Bali. Di sana ada hari raya Nyepi kan, aku malah sangat menikmati saat mati lampu,  karena bisa merasakan peace, nggak banyak gangguan kayak HP, nggak ada godaan buat cek HP juga," kata Bryan Domani,  di kawasan Mampang,  Jakarta Selatan,  Senin (4/8). 

Bryan Domani justru mengaku menikmati momen saat tidak ada aliran listrik di rumahnya. (Seno/tabloidbintang.com)
Bryan Domani justru mengaku menikmati momen saat tidak ada aliran listrik di rumahnya. (Seno/tabloidbintang.com)

Bryan Domani tidak setuju anggapan matinya listrik membuat Jakarta tidak ada kehidupan. Sebab, pada kenyataannya jalanan di Ibu Kota justru dipadati masyarakat yang lalu-lalang.  

"Pas mati lampu malah lebih banyak kehidupan. Semua orang keluar ke mall, jadi macetnya itu, ya Allah, " lanjutnya. 

Bryan Domani sendiri tetap menjalankan aktivitas saat listrik padam.  Bryan merasa tidak ada yang perlu ditanggapi secara berlebihan.  

"Mungkin yang marah-marah itu orang yang berkepentingan. Orang-orang yang kerja dengan sosial media dan internet. Aku sendiri nggak terlalu merasa dirugikan," tandas Bryan Domani.  

Bryan Domani justru mengaku menikmati momen saat tidak ada aliran listrik di rumahnya. (Seno/tabloidbintang.com)
Bryan Domani justru mengaku menikmati momen saat tidak ada aliran listrik di rumahnya. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.