Kezia Karamoy hanya Ambil 2 atau 3 Pekerjaan Sepekan

Ari Kurniawan Jumat, 9 Agustus 2019 09:00:41
Kezia Karamoy fokus mengurus anak dan suami. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah menikah dan memiliki anak, Kezia Karamoy jarang muncul di layar kara. Kezia memilih untuk fokus pada keluarga. 

Dijumpai di sela perayaan ulang tahun kedua putra pertamanya, Alfredo Alfata Narang, Kezia Karamoy membantah anggapan dirinya vakum atau mundur dari dunia keartisan. 

"Sebenernya nggak ninggalin. Aku masih ambil job, tapi jadi bintang tamu bintang tamu aja, atau acara yang cuma satu jam," beri tahu Kezia Karamoy, di Mall Tamah Anggrek, Jakarta Barat, Kamis (8/8) petang. 

Kezia Karamoy fokus mengurus anak dan suami. (Ari/tabloidbintang.com)
Kezia Karamoy fokus mengurus anak dan suami. (Ari/tabloidbintang.com)

Diakui Kezia Karamoy, prioritas hidupnya saat ini sudah banyak berubah. Berbeda dibanding saat masih menjadi personel girlband Cherrybelle. 

"Dulu kerja prioritasnya syuting, sekarang prioritasnya anak dan suami. Kami sama-sama mau jadi orang tua yang baik, mendidik anak, suka duka kami jalani," tutur adik kandung Angel Karamoy itu. 

Kezia Karamoy sangat mentaati aturan yang dibuat oleh sang suami, Axcel Narang. Ia hanya mengambil beberapa pekerjaan dalam sepekan.

"Mungkin seminggu dua tau tiga kali, Senin, Rabu, Jumat. Masih batas wajar lah. Nggak setiap hari, karena anak-anak masih kecil, mereka masih butuh kasih sayang ibu. Bapaknya kan lebih banyak di Kalimantan, pulang seminggu sekali," tutur Axcel. 

Kezia Karamoy fokus mengurus anak dan suami. (Ari/tabloidbintang.com)
Kezia Karamoy fokus mengurus anak dan suami. (Ari/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.