Oleh Petinggi Arab Saudi, Dude Harlino Sempat Ditanya Soal Alyssa Soebandono

Abdul Rahman Syaukani Senin, 19 Agustus 2019 11:00:45
Dude Harlino sempat bertemu dengan pejabat tinggi pemerintahan Kerajaan Arab Saudi. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dude Harlino sempat bertemu dengan pejabat tinggi pemerintahan Kerajaan Arab Saudi tingkat kementerian saat menunaikan ibadah haji tahun ini. Dude mendapat jamuan karena memang dia terpilih untuk berangkat ke tanah suci atas undangan dari Kerajaan.

Oleh pejabat tinggi Arab Saudi, Dude Harlino sempat ditanya mengapa dirinya tidak mengajak sang istri, Alyssa Soebandono. Dude pun memberikan jawaban apa adanya.

"Kan undangannya cuma satu pak," kata Dude Harlino, saat ditemui di kediamannya di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (18/8).

Dude Harlino sempat bertemu dengan pejabat tinggi pemerintahan Kerajaan Arab Saudi. (Seno/tabloidbintang.com)
Dude Harlino sempat bertemu dengan pejabat tinggi pemerintahan Kerajaan Arab Saudi. (Seno/tabloidbintang.com)

Pejabat Tinggi Arab Saudi itu mengoreksi. Undangan tersebut ternyata bisa digunakan oleh Dude Harlino bersama sang istri, Alyssa Soebandono.

"Enggak, enggak, bukan. Istri kamu boleh diajak kok, dia bilang gitu. Kemudian stafnya dipanggil, 'catat nomornya Dude. Nanti tahun depan bisa kita atur lagi.' Saya tidak tahu, saya aminin saja lah. Buat saya bukan masalah undangan lewat mana ya, yang penting sampai di situ saja itu Alhamdulillah. Mau lewat reguler pun enggak ada masalah," papar Dude Harlino.

Dude Harlino sempat bertemu dengan pejabat tinggi pemerintahan Kerajaan Arab Saudi. (Seno/tabloidbintang.com)
Dude Harlino sempat bertemu dengan pejabat tinggi pemerintahan Kerajaan Arab Saudi. (Seno/tabloidbintang.com)

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.