Ini yang Diungkap Aura Kasih Saat Memarahi Orang yang Berkicau Soal Pabrik Susu

Supriyanto Jumat, 23 Agustus 2019 10:45:25
Aura Kasih geram dengan kicauan yang melecehkan (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Yan Wijaya, kritikus film yang dinilai melecehkan Aura Kasih karena menyebut pabrik susu, mengaku khilaf dan menyadari kesalahannya. Ia pun langsung berusaha menghubungi Aura Kasih untuk meminta maaf.

Namun, niatnya kalah cepat oleh Aura Kasih. Yan Widjaya mengaku keburu ditelepon oleh Aura yang geram dengan kicauannya di Twitter.

"Saya sebetulnya mau telepon dia duluan. Tapi waktu saya tanya yang saya dapet nomer manajernya waktu saya tanya ke beberapa produser nomer Aura eh dia (Aura Kasih) nelepon duluan. 'Saya Aura Kasih'," ucap Yan Wijaya di CGV Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

Yan Wijaya. (Supriyanto/tabloidbintang.com)
Yan Wijaya. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

Lantas apa kata Aura Kasih soal tweet Yan Widjaya yang menyebut pelantun Mari Bercinta itu dikaruniai dua pabrik susu?

"Dia (Aura Kasih) hanya marah-marah ya dia bilang ‘saya lagi sensitif’," ungkap Aura Kasih menirukan ucapan Aura Kasih.

Belum selesai memberi klarifikasi, Aura Kasih langsung menutup teleponnya. Yan Wijaya pun menghubungi manajer Aura dan diminta  membuat permintaan maaf lewat video.

"Saya bilang minta maaf manajernya bilang sebaiknya Pak Yan bikin video permintaan maaf, oke saya bersedia. Di situlah saya minta maaf, dan itu langsung dari saya pada Aura Kasih saya berikan lewat manajernya. Sudah dilakukan tadi pagi jam 10 setelah manajernya menelepon saya nggak lama WA ke saya dan saya lakuin, nggak masalah saya minta maaf," pungkas Yan Wijaya.

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.