Berawal dari Hijab, Meisya Siregar Perkenalkan Brand Fashion MS.

Supriyanto Senin, 28 Oktober 2019 08:00:39
Meisya Siregar membuka butik pertamanya di Makassar. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Meisya Siregar memutuskan berhijab setelah mendapat hidayah pada Ramadhan, Juni 2019. Perubahan penampilan Meisya pun menjadi sorotan karena membuatnya makin terlihat cantik.

Meisya Siregar mengatakan, selain akting dirinya juga merasa punya bakat di dunia fashion sehingga pandai memadu padankan busana. Karena alasan tersebut istri Bebi Romeo itu memperkenalkan brand dengan namanya sendiri, "MS." (Misye Siregar). Dibantu 3D Entertainment, Minggu (27/10) malam, Meisya Siregar meresmikan butik pertama miliknya di Makassar

"Karena salah satu passion dari dulu. Suka fashion. Senang hunting baju. Senang ikutin fashion. Dan kebiasaan ngurusin baju anak anak dan suami," kata Meisya Siregar dalam pers rilis yang diterima wartawan.

Butik yang diberinama MS. itu tidak khusus menjual busana muslim. Namun baju rancangan Meisya diutamakan baju sopan tapi fashionable.

"Campur. Tapi dari segi design semua dibuat yang bisa di gunakan buat keduanya. Yang berhijab maupun non hijab. Design yang sopan, tertutup, namun stylish," ungkap Meisya Siregar.

"Mulai desaign dari 2016, fashion yang dibikin dulu fokus di piyama. Nah setiap masuk lebaran baru kita bikin kaftan dan baju koko untuk lebaran keluarga," kata Meisya Siregar menambahkan.

Lantas mengapa Meisya Siregar memilih membuka usaha pertama di Makassar ketimbang di Jakarta?

"Karena Jakarta terlalu mainstream. Aku pengen langsung menyentuh daerah. Makassar jd target market potensial. Sekalian test market untuk Open Buyer disana membuka peluang kerjasama Reseller," pungkas Meisya Siregar.

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.