Puteri Indonesia Pariwisata 2018 Terharu Rayakan Ultah Bareng Anak Difabel

Ari Kurniawan Senin, 28 Oktober 2019 10:30:23
Wilda Situngkir merayakan ulang tahun ke-24 bersama anak-anak difabel. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Puteri Indonesia Pariwisata 2018 Wilda Situngkir genap berusia 24 tahun pada Minggu (27/10). Di pertambahan usianya kali ini, Wilda membuat sebuah syukuran sederhana di kedai Kopi Demi Anak, kawasan Bekasi, Jawa Barat. 

Yang istimewa bagi Wilda, pada kesempatan itu dia bisa berkumpul dengan anak-anak difabel. Ada bahagia bercampur haru dirasakan gadis berambut panjang itu saat melihat keceriaan serta semangat mereka.   

"Bukan pesta, ini lebih ke wujud rasa syukur aku, di usia 24 tahun ini aku mau main sama adik-adik di sini. Mereka semangatnya luar biasa. Aku udah mulai capek, mereka tetap semangat," cerita Wilda, di sela acara. 

Wilda Situngkir merayakan ulang tahun ke-24 bersama anak-anak difabel. (Ari/tabloidbintang.com)
Wilda Situngkir merayakan ulang tahun ke-24 bersama anak-anak difabel. (Ari/tabloidbintang.com)

Selain berbagi cerita dan bernyanyi bersama, Wilda juga mengajak beberapa anak untuk berjalan di catwalk layaknya seorang model. Lagi-lagi Wilda dibuat takjub oleh antusiasme yang muncul.

"Catwalk penting banget untuk ratu kecantikan. Tapi, adik-adik di sini mengartikannya sebagai jalan kucing, hahaha. Mereka semangat banget. Salah satuya Kaira, yang percaya dirinya melebihi batas. Mungkin kalau ikut pemilihan ratu, dia fix jadi pemenangnya," tutur Wilda semringah. 

Kopi Demi Anak sendiri, lanjut Wilda, bukan kedai kopi biasa. Selain tempat ngopi, tempat itu juga difungsikan sebagai "bengkel" pembuatan kaki palsu dan alat bantu bagi anak-anak difabel. 

Wilda Situngkir merayakan ulang tahun ke-24 bersama anak-anak difabel. (Ari/tabloidbintang.com)
Wilda Situngkir merayakan ulang tahun ke-24 bersama anak-anak difabel. (Ari/tabloidbintang.com)

"Pagi sampai sore, di sini jadi klinik pembuatan kaki palsu dan alat bantu buat adik-adik yang terkena celebral palsy. Sore ke malam baru jadi kedai kopi. Yang jadi pelayannya teman-teman difabel sendiri. Ada yang pakai kaki palsu, tuli, jadi ini dari mereka untuk mereka," jelas Choky, dari Dare ID. 

Wilda mengaku sangat tertaik dengan konsep yang dihadirkan Kopi Demi Anak. Ia pun ingin membuka kedai kopi serupa, agar bisa menjangkau para difabel di daerah lain. 

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.