Bayinya Masuk Inkubator, Kartika Putri Menyalahkan Diri Sendiri

Supriyanto Senin, 28 Oktober 2019 12:00:48
Kartika Putri sedih putrinya harus masuk inkubator. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Khalisa Aghnia Bahira, putri pertama Kartika Putri yang baru berusia sembilan hari, harus masuk inkubator di rumah sakit Brawijaya, Jakarta Selatan, sejak Sabtu (26/10) malam.

Hal itu disebabkan karena kadar bilirubin Khalisa meningkat hingga membuat permukaan kulitnya menuning. Akibatnya kondisi Khalisa menurun.

Melihat bayi yang baru dilahirkan masuk inkubator membuat Kartika Putri sangat sedih. Bahkan Kartika menyalahkan diri sendiri karena menganggap ceroboh dan kurang menjaga gizi si buah hati saat di kandungan.

"Yang aku bingung,pastinya nyalahin diri sendiri. Apa pas hamil kurang vitamin atau apa, udah usaha semaksimal mungkin pas hamil," ungkap Kartika Putri di RS Brawijaya, Minggu (27/10) malam.

Kekhawatiran Kartika Putri dirasakan sejak melihat Khalisa baru lahir. Namun karena putrinya masih bersikap normal Karput pun tidak merasa cemas.

"Aku pribadi, merasa bayinya kuning pas dari lahir. Pada nanya sama sekeliling, 'Ah nggak apa apa normal'. Terus katanya pas bayi kuning, bilirubinnya tinggi, males susu. Tidur aja. Tapi kalau Khalisa tuh, bagus, susunya bagus. Check up juga check up biasa saja, kan lahirannya di rumah," terang Kartika Putri.

Kartika Putri pun mengungkap kesedihannya, tak tega melihat bayinya diambil darah untuk diperiksa. Kekhawatiran dan kesedihan Karput berkurang setelah banyak sahabat yang memberi perhatian kepadanya.

"Artis lain juga yang punya anak, banyak yang nge-DM nenangin juga jadi alhamdulillah. Alhamdulillah juga gak sampe diinfus, Alhamdulillah juga gak ada pake oksigen. Akunya gak bisa tidur kayak malah kepikiran. Sedih," pungkas Kartika Putri.

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.