Aldi Taher Siap Jadi Gubernur Sumatera Barat

Supriyanto Senin, 9 Desember 2019 15:30:04
Aldi Taher (Bambang / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Aldi Taher mantap terjun ke dunia politik. Kepada wartawan mantan suami siri Dewi Perssik itu mengaku siap untuk mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah Sumatera Barat periode 2020-2025.

Dengan penuh percaya diri, Aldi Taher mengatakan akan membangun Sumatera Barat dengan sepenuh hati.

"Kemarin baru pulang dari Sumatera Barat. Aldi Insya Allah maju Gubernur Sumatera Barat 2020-2025. Saatnya yang muda membangun Ranah Minang. Saatnya yang muda membangun bangsa," usai Aldi Taher usai mengisi acara di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Senin (9/12). 

Demi melancarkan ambisinya itu, Aldi Taher pun berencana untuk segera mengakhiri masa dudanya. Ayah satu anak itu mencari calon istri berdarah Minang. 

"Insya Allah juga Aldi mencari istri Urang Minang. Kerena Urang Minang rancak-rancak. Barengan, karena nanti jadi gubernur harus ada calon ibu gubernur kan. Jadi barengan," ungkap Aldi Taher.

Aldi Taher (Wahyu / tabloidbintang.com)
Aldi Taher (Wahyu / tabloidbintang.com)

Tak hanya itu, bagi Aldi Taher kehadiran istri juga bakal menambah semangat hidupnya.

"Kalau nggak ada istri, jadi nggak semangat. Kalau ada istri, ada yang support. Nanti kalau sosialisasi ketemu dusana-dusana awak sadonyo Urang Minang kan ditemenin istri jadi semangat," tambah Aldi Taher.

Mencari jodoh orang Minang ternyata juga sudah jadi pesan ibunya kepada Aldi. 

"Ibu Aldi alhamdulillah kemaren udah bilang, 'nak, cari orang Minang'. Jadi, bismillah, kata-kata doa. Dengan kita berdoa seperti itu, Insya Allah Allah kabulkan, Insya Allah, doain Aldi Taher menemukan istri Urang Minang," pungkas Aldi Taher.

(pri / gur)

Penulis Supriyanto
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.