Cerita Krisna Mukti Pinjam Rp 10 Juta kepada Iis Dahlia, Padahal Belum Akrab

Supriyanto Sabtu, 14 Maret 2020 04:00:43
Krisna Mukti (Supri / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Krisna Mukti pernah mengalami masa-masa sulit dalam hidup, salah satunya saat kesandung kasus korupsi di Kendari, Sulawesi Selatan pada 2009 lalu. Di saat terpuruk itu, Krisna mengaku mendapat pertolongan dari Iis Dahlia.

Krisna menceritakan, kala itu semua uang dan simpanan sudah habis. Ia pun memberanikan diri menghubungi Iis untuk meminjam uang sebesar Rp 10 juta.

"Ya itu peristiwanya (meminjam uang Iis) 11 tahun yang lalu. Waktu itu saya punya masalah hukum di Kendari, kan itu mengeluarkan uang yang sangat banyak dan menghabiskan dana saya. Ya semua yang saya punya habis lah semua," ujar Krisna Mukti usai mengisi acara di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (12/3).

Aktor dan politisi dari PAN itu pun tidak menyangka, usahanya membuahkan hasil. Padahal, saat itu Krisna tak begitu akrab dengan Iis Dahlia.

"Akhirnya gue coba untuk telepon, terus gue memberanikan diri 'Iis gue punya masalah begini, begini' mungkin dia juga sudah dengar dari infotainment. Gue punya masalah kan lama banget sudah satu tahun nggak kelar-kelar, akhirnya alhamdulillah berkat izin Allah Iis Dahlia tergerak hatinya untuk meminjamkan uang 10 juta," terang Iis Dahlia.

Iis juga tidak memberikan jatuh tempo dalam pengembalian. Krisna pun mengaku membayar utang dengan cara mencicil.

"(Pengembalian uang) Lumayan lama sih, ya tahu lah perjuangan gue waktu itu, nggak sampai setahun sih tapi ya lumayan lama lah, lebih dari enam bulan gue baru bisa balikin gitu," jelasnya lagi.

"Itu gue juga nyicil sama Iis Dahlia, 'Is gue baru punya duit segini, gue balikin dulu ya', ya nggak apa-apa daripada nggak sama sekali kan," pungkas Krisna Mukti.

(pri / gur)


Penulis Supriyanto
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.