Sissy Priscillia Mengaku Kesulitan Jalani Work From Home, Ini Alasannya

RIK Sabtu, 4 April 2020 04:00:23
Imbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah selama pandemi virus Corona nyatanya membuat aktris Sissy Priscillia kewalahan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Imbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah selama pandemi virus Corona nyatanya membuat aktris Sissy Priscillia kewalahan. Ia yang belakangan menjadi penyiar radio setiap pagi mengaku kesulitan untuk tetap fokus bersiaran selama menjalani work from home.

"Saya sudah mulai work from home. Kalau di rumah, banyak sekali godaannya," ungkap Sissy Priscillia saat dihubungi awak media, belum lama ini.

Menurut pemain film AADC itu, harus bekerja dari rumah tak bisa membuatnya konsentrasi. Pasalnya, saat tengah siaran, ia kerap mendapat gangguan dari anak-anaknya yang masih berusia balita.

"Saya terbiasa kalau bekerja ya harus di tempat yang seharusnya. Saya sekarang sudah siaran dari rumah dan setiap pagi saya siaran, tapi begitu anak-anak saya bangun pasti mereka datang ke kantornya Rifat yang saya pakai buat studio, langsung, 'Mom, mom, mau ini, mau itu'. Memang distraksinya banyak banget," jelasnya.

"Begitu pun suami saya. Suami saya juga mungkin hampir 3 sampai 5 kali saya lihat suami meeting sama orang lewat aplikasi yang bisa conference videocall. Lebih kayak susah untuk fokus 100 persen terhadap apa yang kita kerjakan untuk pekerjaan kita," tambah Sissy kemudian.

Namun begitu, kakak kandung Vanesha Prescilla itu mengaku tak bisa berbuat banyak. Saat ini, ia masih mencoba untuk membiasakan diri untuk bisa tetap bekerja dari rumah ditengah gangguan-gangguan dari kedua anaknya.

"Tapi ya mau enggak mau kita harus mencoba untuk bisa," pungkas Sissy Priscillia.

(rik) 

Penulis RIK
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.