Shandy Aulia Akui Tidak Bisa Masak, Reaksi Suaminya Bikin Iri

Indra Kurniawan Senin, 20 April 2020 16:30:23
Satu bulan menjalani isolasi diri di rumah, Shandy Aulia sempat dilanda kebosanan dan kejenuhan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Satu bulan menjalani isolasi diri di rumah, Shandy Aulia sempat dilanda kebosanan dan kejenuhan.

Kini, ia mengaku menikmati melewati hari-hari hanya di rumah, tentunya bersama suami, David Herbowo, dan anak, Claire Herbowo.

Untuk makan, tidak ada masalah seperti dikatakan David saat sesi tanya jawab dengan netizen melalui vlog di kanal YouTube Shandy Aulia yang dipublikasikan pada 18 April 2020.

Mereka biasanya lebih memilih untuk memesan atau membeli makanan yang mereka inginkan di luar. Kebetulan Shandy Aulia tidak bisa masak.

"Aku emang enggak bisa masak. Problem enggak buat kamu?" tanya pemeran Tita dalam film Eiffel I'm In Love kepada David.

"Enggak ada masalah. Yang penting bisa kasih Claire," tegas David disambut senyum bahagia Shandy.

Shandy Aulia bukan tidak ada keinginan untuk belajar masak. Hanya saja ia beralasan belum ada waktu. Salah satunya ingin fokus dulu mengurus Claire.

"Mungkin pas karantina ini mau mulai belajar masak. Cuma, kan Claire lagi ASI terus all the time, jadi kayaknya aku lebih prefer spend time sama Claire. Jadi kalau kita makan, kita biasanya pesan delivery," jelas Shandy Aulia.

David menambahkan semua makanan yang dipesan harus bisa masuk microwave demi menjaga kebersihan dan keamanan.

"Kalaupun pesan di luar kita punya safety sendiri di rumah. Di mana makanan yang kita beli harus bisa masuk ke microwave selama kurang lebih 30 detik sampai 1 menit, baru kita makan," beri tahu David.

(kur)

 

Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.