Proses Panjang Pacar Bule Cita Citata Mempelajari Islam

Indra Kurniawan Rabu, 22 April 2020 08:00:31
Cita Citata dan Roy Geurts. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Keputusan pacar Cita Citata, Roy Geurts, untuk menjadi mualaf tidak diambil dalam 1-2 hari. Ia menceritakan momen saat menemukan agama yang diyakininya saat ini melalui vlog yang diunggah di kanal YouTube Cita Citata.

Awalnya dia melihat seorang temannya, Remon, di Belanda yang menjadi mualaf. Dari situ ia pengin tahu lebih banyak tentang Islam. Syukurnya Remon tidak pelit informasi.

"Dia banyak memberikan informasi kalau Islam itu baik dan menjadi mualaf hal baik. Dia banyak memberikan informasi. Dan mungkin bagian dari rezeki," kata Roy dilihat tabloidbintang.com, Rabu (22/4).

Cita Citata dan Roy Geurts. (Instagram)
Cita Citata dan Roy Geurts. (Instagram)

Informasi tentang Islam semakin banyak diperoleh Roy Geurts di Indonesia. Beberapa bulan lalu ia mengorek banyak informasi tentang Islam dari beberapa temannya. Kebetulan Roy sudah hampir 5 tahun menetap di negara berpenduduk 270 juta jiwa ini.

"Saya merasa senang ketika berada di negara ini dan saya merasa memiliki banyak memiliki saudara dan saudari. Semua teman saya banyak memberikan informasi dan mereka tidak memaksa sama sekali," jelas Roy.

"Mereka bilang saya harus menentukan sendiri. Dan saya pikir, ketika saya ke Masjid Latief, Pasar Raya itu adalah pengalaman yang menyenangkan sekitar dua atau tiga bulan lalu," lanjutnya.

Salah satu yang paling berjasa saat dirinya memeluk Islam kata Roy Geurts adalah mantan suami Nikita Mirzani, Ahmad Dipo Ditiro Latief. Ia menyebut Dipo membantunya untuk mengetahui terkait agamanya.

"Dipo sangat baik berbahasa Inggris, jadi kita bisa punya cara berpikir yang sama. Sebentar lagi puasa, jadi lebih semangat lagi," beri tahunya.

(kur)

 

Penulis Indra Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.