Rugi Ratusan Juta Karena Sepi Job, Cita Citata Berencana Pangkas Gaji Karyawan

RIK Rabu, 29 April 2020 21:30:02
Cita Citata rugi ratusan juta rupiah imbas Corona. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Imbas pandemi Corona, Cita Citata harus rela kehilangan sebagian pekerjaanya sebagai biduan. Cita pun mengaku harus mengalami kerugian yang tak sedikit.

"Iya semua (job) cancel. Iya betul (rugi ratusan juta). Sekarang pinter-pinter aja untuk mengolah uang. Untungnya aku alhamdulillah ada tabungan. Tapi ya tabungan dipakai terus akan habis, jadi semoga cepat selesai (wabah Corona)," ungkap Cita Citata, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Terlebih, menurut Cita Citata, ia pun harus menanggung cukup banyak karyawan. Sebisa mungkin, ia tak ingin mem-PHK pekerja yang bekerja bersamanya.

Cita Citata rugi ratusan juta rupiah imbas Corona. (Seno/tabloidbintang.com)
Cita Citata rugi ratusan juta rupiah imbas Corona. (Seno/tabloidbintang.com)

"Apalagi kita gak mungkin PHK-in para pekerja kita kasihan juga. Susah memang, tapi ya gitu. Mengajarkan kita untuk nabung. Next setelah ini harus nabung," paparnya.

Sebagai salah satu solusinya, Cita Citata pun berencana untuk berembuk dengan sejumlah karyawannya mencari solusi terbaik. Salah satu yang ia pertimbangkan agar mencegah terjadinya pengurangan karyawan ialah memangkas sebagian gaji pegawainya.

"Nggak kepikiran ngurangin karyawan, paling mengurangi gaji sih. Sepertinya abis lebaran ini akan ada pemotongan karena nggak ada pendapatan. Tapi semua harus paham dan mengerti, memaklumi keadaan ini," pungkas Cita Citata

Cita Citata rugi ratusan juta rupiah imbas Corona. (Seno/tabloidbintang.com)
Cita Citata rugi ratusan juta rupiah imbas Corona. (Seno/tabloidbintang.com)

(rik)

Penulis RIK
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.