Anji Ajak Netizen Laporkan Saluran YouTube Ferdian Paleka, Ini Tujuannya

Indra Kurniawan Rabu, 6 Mei 2020 20:30:23
Tindakan YouTuber Bandung, Ferdian Paleka membuat Anji geram. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Tindakan YouTuber Bandung, Ferdian Paleka membuat Anji geram. Sebagai sesama YouTuber, ia mengecam aksi prank Ferdian bersama dua rekannya membagikan sembako berisi batu dan sampah kepada waria dan anak-anak kecil di jalanan.

Kegeraman Anji diungkapkan melalui video berjudul "FERDIAN PALEKA DAN KONTEN PRANK-NYA" di kanal YouTube miliknya, dunia MANJI, yang dipublikasikan pada 4 Mei 2020.

"Saya geram sekali menonton itu," seru Anji.

"Saya yakin banyak juga yang geram akan hal ini. Makanya akun Instagram dari Ferdian Paleka juga sudah hilang. Saya rasa pasti di-report oleh banyak orang," lanjutnya.

Anji kemudian mengajak netizen melaporkan saluran milik Ferdian Paleka agar pihak YouTube tahu Youtuber tersebut membuat konten-konten yang meresahkan.  

"Dia membuat konten bukan di Instagram, tapi di YouTube. Saya rasa kita perlu me-report channel dia, kita perlu laporkan kepada YouTube, bukan untuk dihilangkan, tapi supaya pihak YouTube tahu bahwa Ferdian Paleka ini buat konten-konten yang meresahkan, dan merugikan orang lain," kata Anji.

Ferdian Paleka (Instagram)
Ferdian Paleka (Instagram)

Dilihat tabloidbintang.com, kanal YouTube Ferdian Paleka hingga kini masih eksis di YouTube. Menariknya, bukannya berkurang, jumlah subscriber YouTube-nya malah bertambah.

Sebelumnya di awal kasus itu heboh, Minggu (4/5) lalu, Ferdian memiliki 91 ribu subscribers. Hari ini, Rabu (6/5) saat berita ini diturunkan ia telah mengantongi 104 ribu subscribers. Cita-cita Ferdian agar subscribers bertambah melalui konten tersebut akhirnya tercapai.

(kur)

 

Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.