Nikita Willy Jalani Tes Swab PCR , Prosesnya Bikin Ngilu

Indra Kurniawan Senin, 11 Mei 2020 09:30:13
Nikita Willy dan keluarga menjalani tes Swab PCR. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Menyusul langkah artis lain, Sabtu (9/5) kemarin, Nikita Willy dan keluarga menjalani tes Swab PCR (Polymerase Chain Reaction) di rumah.

Seperti halnya Olla Ramlan, Nikita Willy mendatangkan langsung pihak tenaga medis laboratorium klinik sebuah rumah sakit ke rumahnya di kawasan Jatiwaringin.

"Hari ini aku dan keluargaku berinisiatif untuk Homecare Swab PCR. Sengaja aku panggil ke rumah karena memang lebih nyaman pastinya," kata Nikita Willy dikutip tabloidbintang.com dari Instagramnya, Minggu (10/5).

Dilihat dari unggahan foto di Instagramnya, tampak petugas medis mengenakan pakaian lengkap dengan APD (Alat Pelindung Diri) sedang melakukan proses pengambilan sampel lendir dari Nikita Willy dengan mengusap tenggorokan melalui mulut dan hidung.

"Semua dilakukan sesuai prosedur, petugas yang datang juga pakai APD lengkap, kok. Dan nanya-nanya ternyata hasil Swab PCR di Diagnos Lab juga cepat, 2 hari kamu sudah tahu hasilnya," jelas Nikita Willy yang baru saja ditinggal sang ayah selamanya akibat penyakit jantung.

Para netizen banyak dibuat ngilu melihat proses pengambilan sampel lendir Nikita Willy melalui hidung. Sampel itu kemudian dibawa untuk diperiksa di bawah mikroskop untuk mendeteksi ada tidaknya DNA virus corona.

"Kak Niki emang digituin gak sakit ya hidungnya? Ngeri tau aku lihatnya," komentar salah satu netizen.

Nikita Willy dan keluarga menjalani tes Swab PCR. (Seno/tabloidbintang.com)
Nikita Willy dan keluarga menjalani tes Swab PCR. (Seno/tabloidbintang.com)

(kur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.