Beredar Bukti Percakapan, Lelang Keperawanan Sarah Keihl Diduga Rekayasa

Ari Kurniawan Jumat, 22 Mei 2020 11:30:56
Sarah Keihl mencuri perhatian warganet usai melelang keperawanannya lewat Instagram.

TABLOIDBINTANG.COM - Sarah Salsabila atau Sarah Keihl mencuri perhatian warganet usai melelang keperawanannya lewat Instagram. Hasil dari lelang itu ditujukan Sarah untuk tenaga medis Covid-19. 

Tapi, Sarah Keihl langsung menghapus postingannya satu jam kemudian. Lewat postingan berikutnya, Sarah menjelaskan jika dia tidak benar-benar hendak melelang keperawanannya. Ia mengaku hanya ingin menyampaikan kritik. 

Tak lama setelah itu, warganet kembali dikejutkan oleh pemunculan percakapan antara selebgram ini dengan temannya melalui pesan langsung (direct message). Sang teman tampak berusaha meminta klarifikasi langsung dari Sarah tentang lelang keperawanan. 

"Sar, beneran videonya?" tanya sang teman.

"Engga, buat engagement doang," jawab Sarah Salsabila.

Sang teman kemudian mengingatkan Sarah untuk tidak bermain-main dengan isu Covid-19, yang sedang sensitif di Indonesia. 

"Gue tahu lo lagi susah, makanya bikin sensasi kayak gini kan? Otak bisnis lo dasar ga ngerti lagi gue," tulis teman Sarah.

Sarah lantas menjelaskan bahwa rencana lelang keperawanan yang disusul dengan klarifikasi sudah direncanakan sebelumnya.

"Haha tunggu video klarifikasinya buat masalah Covid-19. Btw aku udah nyumbang, ini semua udah direncanain sama manajer aku mas," ungkapnya.

Belum diketahui apakah percakapan itu benar-benar berasal dari Sarah Keihl atau bukan. Tapi, warganet tampak sangat marah dengan drama yang mengemuka. 

"Ga lucu blas. Lo ga tau social impact gmna? Gada akhlaq !!!" tulis salah satu netizen. 

"Udah mikir sih dari awal klo ini cuma nyari sensaasi aja buat pansos," sahut netizen lain. 

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.