Mobil Alphad Via Vallen yang Dibakar Orang Tak Dikenal Dibeli Secara Tunai

Supriyanto Rabu, 1 Juli 2020 08:30:11
Via Vallen. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nasib sial dialami penyanyi dangdut Via Vallen. Mobil Toyota Alphard warna putih miliknya dibakar orang tak dikenal di kediamannya, Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur pada Selasa (30/6) dini hari.

Sedih dan kecewa pun dirasakan oleh Via Vallen lantaran mobil tersebut adalah salah satu barang kesayangannya yang dibeli swcara tunai dari hasil kerja kerasnya. Hal tersebut diungkap Via Vallen saat berbincang dengan Inul Daratista di live Instagram beberapa waktu lalu.

"Alhamdulillah nabung lagi dan aku bisa cicil mobil Fortuner. Dari Fortuner aku ada rezeki beli mobil Alphard cash," ucap Via Vallen menjawab pertanyaan Inul Daratista.

Mobil Toyota Alphard warna putih milik Via Vallen dibakar orang tak dikenal. (Instagram)
Mobil Toyota Alphard warna putih milik Via Vallen dibakar orang tak dikenal. (Instagram)

Kepada Inul, Via Vallen menceritakan alasan membeli mobil Alphard, padahal ia juga sudah memiliki mobil sebagai kendaraan operasional.

"Aku sempat mengalah sama bapak saat mobil aku dijual. Saat itu, bapak minta rumah untuk ditingkat. Aku bingung, mobil penting ya buat aku ke mana-mana tapi rumah lebih penting sih untuk tempat tinggal," beber Via Vallen.

Setelah mengalah demi membahagiakan orang tua, Via Vallen akhirnya membeli mobil impiannya tanpa berutang.

"Akhirnya aku ngalah dan uang jual mobil aku kasih ke bapak untuk ningkatin rumah," pungkas Via Vallen.

Mobil Toyota Alphard warna putih milik Via Vallen dibakar orang tak dikenal. (Instagram)
Mobil Toyota Alphard warna putih milik Via Vallen dibakar orang tak dikenal. (Instagram)

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.