Setahun Jadi Mualaf, Deddy Corbuzier Ungkap Perubahan yang Dirasakan

Ari Kurniawan Senin, 6 Juli 2020 13:00:41
Deddy Corbuzier sudah hampir satu tahun memeluk Islam. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Deddy Corbuzier sudah hampir satu tahun memeluk Islam. Pesulap yang kini eksis sebagai presenter dan YouTuber itu pun berbagi cerita tentang pengalaman yang ia dapat selama jadi mualaf, lewat kanal YouTube AaGym Official, Minggu (5/7).

Deddy Corbuzier, yang mengucap dua kalimat syahadat pada  21 Juni 2019, mengaku lebih bahagia.  

"Yang pasti lebih senang, dari dulu kan teman-teman saya 90 persen muslim, jadi lebih dekat dengan mereka juga, lebih banyak saudara, lebih tenang juga," ungkap Deddy Corbuzier, saat berbincang dengan Abdullah Gymnastiar atay Aa Gym. 

Deddy Corbuzier sudah hampir satu tahun memeluk Islam. (Seno/tabloidbintang.com)
Deddy Corbuzier sudah hampir satu tahun memeluk Islam. (Seno/tabloidbintang.com)

Kepada Aa Gym, Deddy Corbuzier mengungkapkan banyak pelajaran yang ia dapat setelah memeluk Islam. Deddy pun menyampaikan keinginan untuk menunaikan ibadah umrah. Sayang, rencana  yang sudah disusun terhalang pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, Deddy Corbuzier juga menyampaikan fakta yang belum diketahui banyak orang. Deddy mengatakan sudah belajar mengaji dari Aa Gym, jauh sebelum dirinya memeluk Islam. 

"Kayaknya hampir 20 tahun yang lalu. Banyak orang yang nggak tahu bahwa pada saat saya non-Muslim, saya suka ikut pengajian Aa Gym kalau Aa kajian di Jakarta," ungkap Deddy Corbuzier. 

Deddy Corbuzier sudah hampir satu tahun memeluk Islam. (Seno/tabloidbintang.com)
Deddy Corbuzier sudah hampir satu tahun memeluk Islam. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)
 

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.