Bertemu El Ibnu, Melaney Ricardo Mendapat Pelajaran Berharga

Supriyanto Selasa, 28 Juli 2020 20:00:23
Melaney Ricardo ikut prihatin melihat kondisi El Ibnu, vokalis Elkasih yang mengalami stroke, setelah ditipu label rekaman dan ditinggal istri. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Melaney Ricardo ikut prihatin melihat kondisi El Ibnu, vokalis Elkasih yang mengalami stroke, setelah ditipu label rekaman dan ditinggal istri. Senin (27/7) siang Melaney bertemu untuk memberi semangat kepada El Ibnu atau Nino.

Pesan religius disampaikan Melaney agar Nino selalu tegar dan tidak menyerah dengan cobaan hidup yang dialami. Melaney membangkitkan semangat El Ibnu melalui hal-hal yang mengingatkan Nino kepada keluarga.

"Jadi Nino harus membuat keputusan bahwa Nino harus kembali ketemu sama anak-anak. Jadi papa yang hebat, kuat, sehat," ujar Melaney Ricardo usai mengisi acara di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan.

"Melaney juga gitu, kalau lagi ada masalah lihat anak-anak. Kita enggak ngerasa pengin sembuh, tapi lihat anak, aku pengin sembuh. Supaya nanti pas dia diberkati sama Tuhan, Nino ada di sana tidak pakai kursi roda, kamu berdiri," tambah Melaney Ricardo.

Melihat kondisi Nino dengan segala permasalahan yang dihadapi, Melaney mengaku banyak belajar. Bagi istri Tyson Lynch itu, siapa saja bisa terkena penyakit serius.

"Ketemu Nino kita di-ingetin, sakit enggak dateng pas hari tua. Dengan liat Nino dulu nyanyi, kita enggak tahu satu hari ke depan kita bakal seperti apa. Aku terima kasih sama Nino, orang muda juga bisa sakit. Tapi aku pesen ke Nino, bersukacita selalu, karena hati yang gembira adalah obat yang mujarab," pungkas Melaney Ricardo.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.