Seminggu Dirawat, Aldilla Jelita Dibolehkan Pulang Setelah Sedot Cairan di Paru

Supriyanto Kamis, 27 Agustus 2020 18:00:23
Kondisi Aldilla Jelita istri Indra Bekti sudah membaik dan diperbolehkan pulang. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kondisi Aldilla Jelita istri Indra Bekti sudah membaik dan diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan setelah seminggu dirawat karena sakit paru-paru, efusi pleura.

Kamis (27/8) siang, dijemput suami tercinta, Aldilla Jelita keluar dari rumah sakit dengan kursi roda. Indra Bekti mengatakan, paru-paru Aldila bermasalah karena terlalu banyak cairan.

"Alhamdulillah enggak harus berlama-lama, Bunda Dilla seminggu di RS Mayapada sini," ujar Indra Bekti di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (27/8).

Aldilla Jelita dan Indra Bekti. (Supriyanto/tabloidbintang.com)
Aldilla Jelita dan Indra Bekti. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

Indra Bekti menceritakan, dilarikan ke rumah sakit pada 20 Agustus 2020 karena alami sesak napas dan demam tinggi. Akhirnya setelah penanganan serius, Aldilla mulai pulih.

"Jadi ada cairan di dalam paru-paru Dilla, pertama disedot 600cc, kedua 1 liter, ketiga 350 cc dan alhamdulillah hari ini sudah boleh pulang," ungkap Indra Bekti.

"Di awal Agustus itu Dilla emang agak sesek dan sempet ketemu sama dokter keluarga kita dulu tapi ternyata belum menghasilkan yang terbaik jadi masih sesek. Akhirnya kita memilih ke sini, untuk ke UGD, dilayani dengan baik. Setelah ditindak ternyata diketahui dila itu ada cairan namanya efusi pleura," pungkas Indra Bekti.

Aldilla yang duduk di kursi roda mengaku kondisinya belum sepenuhnya kembali normal. Tubuhnya masih berdaptasi usai menjalani penyedotan cairan. Napasnya pun masih sesak meski tak separah dulu.

(pri)

 

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.