Ingin Pindah ke Selandia Baru, Femmy Permatasari Jual Rumah Beserta Isinya

Supriyanto Minggu, 18 Oktober 2020 15:00:23
Femmy Permatasari menjual rumah mewahnya. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Rencana Femmy Permatasari dan suami, Alfons Martinus Purnomo pindah ke negara Selandia Baru sudah matang. Bahkan, mereka menjual rumah yang ditempatinya karena dipastikan tidak akan ditempati oleh siapapun jika sudah pindah ke Selandia Baru.

Femmy menjual rumah mewahnya melalui media sosial, Instagram. Ia mengunggah foto rumah bertingkat tiga lantai dengan keterangan "RUMAH DIJUAL".

"RUMAH DIJUAL. Berhubung Saya & Suami sudah mau pindah ke New Zealand, Dengan sangat Terpaksa kami akan menjual Rumah Cinta Kami Berdua," tulis Femmy Permatasari di akun @femmypermatasari.

"Rumah ini tdk ada lagi Penghuni nya kalau Saya & Suami sdh Berangkat ke NZ Karena Anak2 pun akan ikut Kita ke sana, sedangkan Papi Mertua punya Rumah Sendiri, begitupun Mami Saya punya Rumah sendiri juga," tambah Femmy Permatasari lagi.

Dikatakan Femmy Permatasari, ia menyayangkan rumahnya tersebut dijual, karena ia dan keluarga sudah sangat nyaman tinggal di situ.

"Rumah Cantik 3 lantai ini menghadap ke Selatan. Rumah yg sangat Nyaman, Rumah yg sangat Damai, Rumah dengan Lokasi yg Strategis, Dan Kami akan menjual Rumah ini beserta Isinya (Fully furnished)," kata Femmy Permatasari.

Rumah tersebut juga akan dijual beserta isinya. Bagi yang berminat, maka bisa menghubungi suami Femmy Permatasari dan suami langsung.

"Karena Kami tdk mungkin membawa semua Furniture ke New Zealand Pembeli SERIUS silahkan DM Suami Saya @amp1403 Untuk keterangan Harga & Detail Rumah ini," pungkas Femmy Permatasari.

(pri)

 

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.