Yurike Prastika Pernah Ditabok dan Dimaki Orang Tak Dikenal

Supriyanto Kamis, 22 Oktober 2020 21:00:23
Yurike Prastica pernah mendapat perlakuan tak enak dipukul hingga dimaki orang tak dikenal. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Artis senior Yurike Prastika sering memainkan karakter antagonis di dunia sinetron. Hal tersebut menciptakan image Yurike yang dulunya dikenal sebagai artis seksi menjadi sosok jahat.

Tanpa disadari, gara-gara peran jahat yang sering dimainkan, Yurike Prastika jadi dibenci oleh penonton. Bahkan di luar sinetron, Yurike Prastica pernah mendapat perlakuan tak enak dipukul hingga dimaki orang tak dikenal.

"Oh sering, tiba-tiba ditabok. 'Kenapa sih marah-marah mulu, jahat mulu' saya cuma 'ya elah'. Tapi saya cuma senyum aja," ungkap Yurike Prastika, usai mengisi acata di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (21/10).

Yurike Prastika (Dok tabloidbintang.com)
Yurike Prastika (Dok tabloidbintang.com)

Tidak hanya itu, ada juga anak kecil menangis ketakutan karena melihat Yurike dalam kehidupan sehari-hari. Bukannya meredam tangis si anak kecil, Yurike malah menakut-nakuti.

"Pernah anak kecil ngelihat saya takut, bilang 'mama itu tante yang marah-marah'. Saya bilang 'kenapa (nada judes)', ya sengajain aja sekalian," terang Yurike Prastika tertawa.

Kepada wartawan, Yurike mengungkap apa yang dilihat di sinetron bertolak belakang dengan kenyataan. Meski demikian, aktris berusia 52 tahun itu tidak mau menanggapi serius soal ulah penonton terhadapnya.

"Tapi sebenarnya saya enggak suka marah sih, males capek. Tapi kalau aku marah memang galak sih. Peran yang saya mainkan itu sukses, jadi ya enggak apa-apa gitu loh," pungkas Yurike Prastika.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.