Tanpa Syuting Sinetron, Arya Saloka Sebut Penghasilan Istrinya Setara Gaji Lulusan S3

Indra Kurniawan Kamis, 28 Januari 2021 06:00:23
Putri Anne dilarang Arya Saloka syuting lagi. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Putri Anne dilarang suaminya syuting lagi. Arya Saloka minta Anne fokus mengurus anak dan rumah. Urusan mencari nafkah kewajibannya.

Putri Anne dikenal sebagai pemain FTV, sinetron, dan film. Ia memulai kariernya di tahun 2009 silam. Terakhir ia berkarya di sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP), memerankan Novita, mantan pacar Mas Pur.

Kini, Putri Anne beraktivitas di rumah. Terpantau tabloidbintang.com dari feed Instagram pribadinya, Anne menghabiskan waktu sehari-hari bersama putra semata wayangnya, Ibrahim.

Walau di rumah saja, Putri Anne tetap berpenghasilan. Ia mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari menjalani endorse sejumlah produk, baik di feed Instagram atau Insta Story.

Putri Anne (Instagram)
Putri Anne (Instagram)

Tak dapat dipungkiri, semenjak popularitas Arya Saloka melambung, Putri Anne ketiban rezeki banjir endorsement. Hampir tiap hari ada saja produk yang ia promosikan lewat Instagramnya.

"Alhamdulillah dia bisa kerja dari rumah. Kerja di rumah 1 bulan, (penghasilan Anne) melebihi gaji orang (lulusan) S2, bahkan S3 mungkin gajinya," ucap Arya bersyukur.

Dengan penghasilan yang dikantongi dari endorsement, apalagi tanpa memeras keringat dan menunggu lama seperti halnya syuting sinetron, tampaknya kans Putri Anne untuk syuting lagi kecil.

"Gue cuma ngasih (izin syuting) ke Tukang Ojek Pengkolan. Untuk saat ini, syuting yang lain-lain enggak boleh," tegas Arya Saloka dilansir tabloidbintang.com dari kanal YouTube Diary Icha.

(ind)


Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.