Nissa Sabyan dan Ayus dan Merasa Cocok Sejak Pertemuan Pertama di Acara Pernikahan

Redaksi Minggu, 21 Pebruari 2021 06:00:23
Nissa Sabyan menjadi sorotan setelah namanya disebut-sebut menjadi perusak rumah tangga Ahmad Fairuz alias Ayus. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nissa Sabyan menjadi sorotan setelah namanya disebut-sebut menjadi perusak rumah tangga Ahmad Fairuz alias Ayus, kibordis Sabyan Gambus, dengan istrinya, Ririe Fairus.

Ayus menurut pengakuan adiknya, Fadhila Nova, di kanal YouTube Feni Rose Official berselingkuh dengan Nissa Sabyan. Perselingkuhan mereka sudah terjadi sejak 2 tahun lalu.

Ririe Fairus yang semula menutup rapat perselingkuhan Ayus dan Nissa tak tahan juga. Sebagai perempuan yang dimadu kesabarannya habis. Ia akhirnya melayangkan gugatan cerai terhadap Ayus ke Pengadilan Agama Jakarta Utara, 27 Januari lalu.

Ayus dan Nissa Sabyan. (Ari/tabloidbintang.com)
Ayus dan Nissa Sabyan. (Ari/tabloidbintang.com)

Nissa Sabyan dan Ayus bertemu beberapa saat setelah Sabyan Gambus terbentuk pada 2015. Kala itu, Ayus masih mencari formula dan formasi yang pas untuk Sabyan Gambus. 

“Saya masih mengutak-atik formula yang pas untuk grup musik ini,” kenang Ayus kepada tabloidbintang.com pada 2019 lalu. 

“Di tahun-tahun pertama saya kesulitan untuk mencari formula yang pas untuk Sabyan. Kami sampai mengalami perombakan pemain. Saya juga kesulitan mencari ikon vokal untuk Sabyan dan akhirnya bertemu Nissa di tahun kedua Sabyan berdiri. Saya bertemu dia ketika kami  sama-sama mengisi acara di sebuah pernikahan. Mengobrol dan kemudian cocok, ya sudah saya mengajaknya  bergabung di Sabyan,” tukas Ayus.

Dengan Nissa berada di posisi vokal, Sabyan Gambus mencapai popularitasnya. 


Penulis Redaksi
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.