Miris Banget, Pak Tarno Dikabarkan Bangkrut dan Jual Mainan Anak untuk Bertahan Hidup

Supriyanto Rabu, 24 Pebruari 2021 18:00:23
Pak Tarno dikabarkan bangkrut hingga jatuh miskin. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Lama tak terdengar pesulap jalanan, Pak Tarno dikabarkan bangkrut hingga jatuh miskin karena tidak ada anggilan akibat pandemi Covid-19. Kabar tersebut muncul setelah beredar video di media sosial sosok pria mirip Pak Tarno jalan kaki di pinggir jalan menenteng tas plastik berisi barang.

Mengenakan kaos loreng dan topi, banyak netizen yakin sosok pria murah senyum itu adalah Pak Tarno si pemilik jargon 'simsalabim jadi apa? prok prok prok'.

Tidak dijelaskan kapan dan di mana Pak Tarno jalan kaki. Netizen yang mengunggah video itu pun mendoakan Pak Tarno selalu dalam kondisi sehat.

"Semoga di ajak syuting lagi… Sehat2 ya pak," kata si pengunggah video.

Pak Tarno (Seno/tabloidbintang.com)
Pak Tarno (Seno/tabloidbintang.com)

Beredarnya video itu membuat warganet turut bersimpati, dan berharap Pak Tarno kembali bekerja dan bisa muncul di televisi.

"Stasiun tv bagi-bagi job dong ke artis-artis yang udah gak ada job, kasian tahu jangan itu-itu mulu yang muncul di tv," ungkap netizen.

"Pak Tarno kasihan, tetap semangat pak," ucap netizen.

"Yuk viralkan gaes biar pak tarno diundang di tv, syukur-syukur ketemu Raffi Ahmad dan Nagita Slavina atau Baim Wong siappun artis yang mau bantu Pak Tarno," tulis akun lain.

Sebelumnya, dari sumber yang enggan disebutkan namanya membeberkan sejak diberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), Pak Tarno merasakan sekali dampaknya. Bahkan karena yak ada pekerjaan di dunia hiburan Pak Tarno membuka lapak dagangan di depan rumahnya, kawasan Bekasi berjualan mainan anak-anak.

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.