Saksikan Rina Gunawan Embuskan Napas Terakhir Lewat HP, Anak Syok Lalu Kejang

Supriyanto Minggu, 7 Maret 2021 09:00:23
Rina Gunawan meninggal karena Covid-19. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Jenazah Rina Gunawan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, dengan protokol Covid-19 pada Rabu  (3/3) pagi. Teddy Syah, suami Rina Gunawan mengungkapkan, Covid-19 membuat penyakit bawaan istrinya makun memburuk.

"Karena kebetulan Rina mempunyai penyakit bawaan sinus, ada sesak napas, asma juga. Jadi ketika terserang COVID-19 yang cukup berat buat beliau, sampai seminggu terpisahkan (dengan keluarga)," ujar Teddy Syach kepada wartawan baru-baru ini.

Teddy Syah juga menjelaskan kondisi psikis anak-anaknya yang ditinggal ibunya. Menurut Teddy, keluarga sempat syok, berat menerima kenyataan Rina Gunawan telah tiada. Namun kini sudah mengikhlaskan.

Suasana pemakaman Rina Gunawan. (Supri/tabloidbintang.com)
Suasana pemakaman Rina Gunawan. (Supri/tabloidbintang.com)

"Sebenarnya kita enggak siap bagaimana menyaksikan selama 30 menit (video Rina Gunawan embuskan napas terakhir). Siapa sih yang mau menyaksikan orang yang kita kasih akan pergi? Kita hanya menyaksikan cuma lewat layar HP, ini kembali lagi kuasa Tuhan. Saya pasrah dari hari pertama," kata Teddy Syah menambahkan.

Teddy Syach mengaku anak lelaki sempat mengalami kejang karena syok sang ibunda meninggal.

"Anak lelaki saya sempat kejang. Dia anaknya pendiam dan selalu menyimpan perasaan, jadi saya pelan-pelan harus menaikkan semangatnya dan kesabarannya," ungkap Teddy Syach.

Tidak mau anaknya terus-terusan meratapi kepergian ibunda, Teddy Syach selalu mendampin  dan memberi semangat untuk menerima kenyataan.

"Ya saya terus ngobrol dengan dia, hingga kita juga bisa bergerak dari rumah di Sentul ke Bintaro. Ini enggak mudah buat kami, saya sudah hancur," pungkas Teddy Syah.

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore