Reaksi Rachel Vennya Ditanya Niat Nikah Lagi Setelah 3 Minggu Jadi Janda

Indra Kurniawan Minggu, 7 Maret 2021 19:00:23
Lebih dari 3 minggu sudah selebgram Rachel Vennya menyandang status janda. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Lebih dari 3 minggu sudah selebgram Rachel Vennya menyandang status baru. Status yang selama 4 tahun mengarungi bahtera rumah tangga dengan Niko Al Hakim tidak pernah ia bayangkan bakal terjadi.

Rachel Vennya resmi cerai dengan Niko secara verstek pada 16 Februari 2021 setelah Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan gugatan yang ia layangkan pada 20 Januari 2021.

Saat menggugat cerai, selebgram 25 tahun hanya meminta berpisah. Ia tidak mengajukan gugatan lain seperti hak asuh anak hingga harta gana-gini. Keduanya sepakat mengasuh anak-anak bersama.

Postingan Rachel Vennya. (Instagram)
Postingan Rachel Vennya. (Instagram)

Disinggung netizen mengenai niat nikah lagi setelah cerai, Rachel Vennya mengaku tidak bisa menjawab untuk saat ini. Fokusnya buka ke situ. Ia ingin menata hidupnya dulu.

"Duh pertanyaan kayak gini tuh susah juga jawabnya karena sekarang fokus aku bukan ke situ dan takut blunder karena masih emosional ngebahasnya," kata Rachel Vennya di Insta Story akun Instagramnya, Sabtu (6/3).

Perceraian membuat Rachel Vennya terluka. Namun demikian, tidak berpengaruh pada aktivitasnya di media sosial. Rachel tetap laris manis di endorse sejumlah produk.

Rachel juga terlihat bahagia. Tak tampak tekanan di rautnya. Terpantau tabloidbintang.com dari akun Instagramnya, ia menikmati detik demi detik main bersama anak-anak di rumahnya.

Rachel Vennya saat menikah dengan Niko Al Hakim. (Instagram)
Rachel Vennya saat menikah dengan Niko Al Hakim. (Instagram)

(ind)

 


loading...
Penulis Indra Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.