Sempat Terpapar Covid 19 Saat Hamil, Begini Kondisi Kandungan Dinda Hauw

Supriyanto Kamis, 22 April 2021 19:30:23
Dinda Hauw dinyatakan positif Covid-19 saat sedang hamil anak pertama. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dinda Hauw dinyatakan positif Covid-19 saat sedang hamil anak pertama. Namun kini istri Rey Mbayang itu sudah sehat alias negatif setelah menjalani perawatan dan karantina.

Dinda mengaku, terpapar virus corona dalam keadaan mengandung membuatnya khawatir dengan kondisi sang janin.

"Ada sedikit worry-nya karena ada baby. Cuma ya pas kontrol ke dokter, sejauh ini ibu hamil yang terkena COVID-19 bayinya itu alhamdulillah tetap aman," ungkap Dinda Hauw di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/4).

Beruntung saat masa karantina ia selalu melakukan konsultasi ke dokter. Ternyata, covid-19 tak memengaruhi kondisi janin yang dikandung Dinda.

Dinda Hauw (Seno/tabloidbintang.com)
Dinda Hauw (Seno/tabloidbintang.com)

Rey Mbayang pun selalu mendampingi sang istri untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan.

"Untungnya dokter selalu nenangin dan aku enggak sendirian. Ada Rey yang temenin," katanya.

"Ya pas kita kontrol ke dokter sejauh ini ibu hamil yang terkena covid-19 bayinya itu alhamdulillah tetap aman," kata Rey Mbayang disebelah Dinda.

Sebagai orang yang pernah terpapar COVID-19, Rey Mbayang mengaku penyakit itu bisa segera pergi dari tubuhnya karena dirinya yang selalu berpikir positif.

"Kunci utamanya itu mindset. Kalau positif, semangat sembuhnya tinggi, imunnya bakal naik pasti," kata Dinda Hauw.

"Karena di saat imunnya turun, walau kita pakai masker berlapis-lapis tapi ke zona merah, ya udah pasti kena," pungkas Dinda Hauw.

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.