Melly Goeslaw: Menikah Itu Seperti Memesan Telur

Wayan Diananto Sabtu, 13 Desember 2014 19:50:27
Melly Goeslaw dan Anto Hoed (Wayan/BION)

TABLOIDBINTANG.COM - Menurut Melly Goeslaw, hijab bukanlah pakaian. Bukan cuilan fashion yang kebetulan sedang tren tiga tahun belakangan. Melainkan, komitmen kepada agama. 

Salah satu yang diperbolehkan dan sangat prinsip telah dilakukan Melly. Pulang umrah, kata Anto, Melly melanjutkan berjilbab. Rumah tangga perlahan menjadi lebih religius. Sejoli ini kemudian berkomitmen memperbaiki frekuensi sholat. 
    
"Momen-momen sepanjang tahun ini membuat kami teringat akan komitmen pernikahan. Saat menikah (pada 4 Agustus 1995-red.), yang kami terima adalah paket berisi kekurangan dan kelebihan pasangan. Kalau boleh meminjam quote Pak Agum Gumelar, menikah itu seperti memesan telur. Sekali pesan, harus dimakan semuanya. Jangan hanya mengambil putihnya saja dan kuningnya dibuang. Menikah tidak bisa egois seperti itu," ujar Anto kepada Bintang. 
    
Dua buah hati Melly, Anakku Lelaki Hoed (Ale) dan Pria Bernama Hoed (Abe) menyampaikan dukungan dalam diam. Ia tahu betul karakter kedua putranya. Diam artinya setuju. Kalau tidak, mereka langsung berkomentar. Salah satu dukungan kecil yang paling diingat Melly, datang dari Abe.  
    
"Yang namanya Abe, kalau misalnya saya keluar rumah lalu melihat beberapa helai rambut saya menyembul dari kerudung, dia bilang: Ibu, itu rambutnya keluar!" Melly mengenang. 

Kalau dirangkum dalam beberapa kata, tahun 2014 adalah tahun hijrah menuju ke manusia lebih baik. Ia ingin istikamah dalam segala hal. Ibadah istikamah, begitu pun rumah tangga bersama Anto. Harapan lainnya, semoga rezeki tidak "on-off". Melly membuat keputusan besar ini pada usia ke-40.

(wyn/adm)
    

Penulis Wayan Diananto
Editor Suyanto Soemohardjo
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.