Hanya dalam Semalam, Depresi 3 Bulan Angela Gilsha Hilang Setelah Lakukan Hal Ini

Indra Kurniawan | 19 Mei 2021 | 06:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Angela Gilsha mengalami depresi setelah ditinggal selamanya oleh adiknya, Marco Panari. Tiga bulan lamanya ia hidup dalam kehampaan.

Setiap hari bintang sinetron Samudra Cinta minta Marco untuk menjemputnya. Setiap hari pula ia berdoa biar Tuhan memanggil dia secepatnya.

Kepergian adik terkasih benar-benar mengguncang mental Angela Gilsha. Sampai tak ada semangat hidup sama sekali.

"Aku tidak bisa menjalani hidup seperti biasanya, hampir menyerah," aku perempuan yang akrab disapa Angel dikutip dari Insta Stories di Instagramnya.

Angela Gilsha mulai menemukan kembali semangat hidupnya setelah seorang teman mengajaknya untuk meditasi dan berdoa pada Tuhan. Dalam keheningan suatu malam, ia menumpahkan seluruh kegelisagan yang ia rasakan.

"Pertengahan bulan April, teman aku @shintasukmadewii out of no where nanyain keadaan aku karena sekilas terlintas di pikiran dia, ajak aku meditasi dan berdoa malam itu," ungkap Angela Gilsha.

Tanpa disuruh, dengan inisiatif sendiri ia menulis di kertas kosong 3 poin yang akan ia panjatkan dalam doa. Yaitu hal-hal yang ia rasakan, hal-hal yang ingin ia buang dalam hidupnya, dan hal-hal yang ingin ia manifestasikan.

"Aku berdoa, aku baca semuanya dengan khusyuk bahkan sampai menitikkan air mata. Keesokan harinya, hingga detik ini bebanku hilang. Hidup rasanya sangat enteng, bahkan aku lupa rasanya stres/depresi," cerita Angel.

"Tuhan angkat semua kesedihan/keterpurukan. Aku merasa seperti orang yang benar-benar baru. Selama ini aku selalu menyalahkan Tuhan. Tuhan kenapa gini, kenapa gitu," lanjutnya.

"Aku tidak bisa bersyukur karena menurut aku kenapa aku harus bersyukur? Tuhan jahat banget udah ambil adik aku. Sekarang justru sebaliknya. Aku sudah bisa menerima, sudah bisa mengerti maksud Tuhan di balik semua yang terjadi. Dan alhasil, aku bisa bahagia lagi," ungkapnya.

Menurut Angela Gilsha, ketika ia berdoa sungguh-sungguh Tuhan membalikkan semua keadaan. Kini ia sudah hidup tenang, tak lagi diselimuti kegelisahan. Sejak pola pikirnya positif, hal-hal positif datang dengan sendirinya, melalui orang-orang di sekitarnya.

(ind)

 

Penulis : Indra Kurniawan
Editor: Indra Kurniawan
Berita Terkait