Pelaku Penghina Minta Maaf, Atta Halilintar Beri Pesan Menohok

Indra Kurniawan Selasa, 8 Juni 2021 13:00:34
Atta Halilintar. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Usai video TikToknya diunggah ulang Atta Halilintar di akun Instagramnya, pelaku pembuat video itu akhirnya menyampaikan permohonan maaf.

Permohonan maaf ditulis lewat pesan langsung Instagram, yang tangkapan layarnya diunggah di Insta Story Instagram Atta Halilintar. Si pelaku mengaku tidak bermaksud menghina ibunda Atta. Ia hanya mencari persamaan ibunda Atta dengan penyanyi Billie Ellis.

"Dear Atta Halilintar, dengan DM ini saya sebagai pemilik akun tiktok/ballibong ingin menyampaikan permintaan maaf saya sehubungan dengan video yang saya post pada tanggal 6 Juni 2021," tulis pelaku.

"Penjelasan mengenai video tersebut adalah, trending di Twitter yang kaitannya dengan sinetron yang dalam sinetron tersebut pemerannya diganti ketika terjadi kecelakaan. Trending tersebut bukan untuk menghina, melainkan memposting 2 orang yang memiliki kemiripan saja," lanjutnya.

Penjelasan tersebut dikatakan pemilik akun TikTok Ballibong bukan untuk membela diri. Dia pun dengan berbesar hati minta maaf telah membuat Atta tersinggung.

"Oke begini mas. Kalau kita bikin sesuatu menyinggung di sosmed, minta maaf juga melalui sosmed. Kalau bikin salah depan wartawan minta maafnya juga depan wartawan. Mas juga nggak akan terima ibu mas dibegitukan," Atta merespons permintaan maaf pelaku.

Dalam video berdurasi 12 detik, akun @ballibong menampilkan kompilasi foto dari adegan sinetron Mega Series Suara Hati Istri: Zahra, ibunda Atta, dan Billie Eilish. Video itu seolah ingin menyampaikan hasil akhir operasi plastik ibunda Atta berubah menjadi Billie Eilish.

(ind)


Penulis Indra Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.