Cara Andien untuk Meningkatkan Self Awareness

Redaksi | 21 Desember 2021 | 07:30 WIB

Tanpa disadari seringkali kita bersikap atau berperilaku yang seenaknya, tanpa memikirkan perasaan orang lain maupun risikonya. Karena itu, pentingnya untuk meningkatkan self awareness dalam setiap aktivitas kehidupan kita.

Hal itu juga yang diungkapkan penyanyi dan self awareness enthusiast, Andien Aisyah. Ia mengungkapkan, di zaman sekarang ini sulit rasanya untuk terhubung dengan diri sendiri, dan masih banyak yang melakukan sesuatu itu melihat perbandingan keluar.

“Self awareness harus dimulai dari diri sendiri. Untuk itu, kesadaran terhadap perilaku berisiko harus ditanamkan sejak dini demi menciptakan kehidupan yang berkualitas,” ujar Andien dalam webinar Membangun Masyarakat Sadar Risiko Bersama MASINDO di Era Pandemi, belum lama ini.

Dia mengungkapkan, kebiasaan self-awareness ini juga bisa berdampak bagi lingkungan. Karena,  manusia dan alam tidak terpisah tapi menjadi bagian didalamnya. Misalnya kesadaran diri yang meminimalisasikan risiko adalah aware terhadap penggunaan plastik.

Menurutnya, kesadaran yang rendah adalah pemicu utama masyarakat dapat terpapar risiko, baik dalam aspek kesehatan maupuk dampak terhadap lingkungan. 

“Saya sangat mendukung gerakan Masindo, karena saya percaya bahwa kesadaran atas risiko penting untuk diperhatikan. Dengan mempelajari perilaku berisiko di kehidupan kita, maka kita akan lebih aware dan dapat mulai menerapkan pola hidup sehat dan bertanggung jawab. Apalagi di era pandemi, sadar risiko menjadi semakin penting terutama untuk menekan penyebaran Covid-19,” kata Andien.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO), Dimas Syailendra Ranadireksa, pun menyatakan, masyarakat sering bertindak tanpa memikirkan tentang risiko dan cara menanggulanginya. Sehingga diperlukan edukasi tentang konsep pengurangan risiko atau bahaya (harm reduction) guna mengurangi risiko kesehatan, lingkungan, dan sosial.

“Konsep ini telah banyak diadopsi dalam kebijakan pemerintah maupun kebiasaan masyarakat, seperti menggunakan sabuk pengaman dan helm saat berkendara, inovasi mobil listrik, substitusi kantong plastik sekali pakai, dan beralih ke produk tembakau alternatif dibandingkan dengan merokok. Selain itu, budaya sadar risiko dapat dimulai dari penerapan protokol kesehatan dan upaya lainnya dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya. 

Untuk meningkatkan self- awareness, ada tiga cara yang dilakukan Andien yang sudah rutin dilakukannya selama beberapa tahun belakangan ini.

1.   Jurnaling

Kegiatan ini rutin dilakukan Andien setiap hari yaitu menulis apapun yang dilakukannya di sebuah jurnal. “Kita seringkali abai dengan yang kita rasakan dan inginkan. Jadi dengan cara ini aku melatih kesadaran,” jelas Andien.

2.   Melatih Nafas

Cara ini dapat membantu kita untuk bisa merasakan apa yang sedang kita rasakan di badan kita, maupun rasa. Apakah sedang merasakan sakit atau sensasi apa yang dirasa tubuh. Jangan sampai sakit tapi diabaikan dan datang ke dokter saat sudah parah.

3.   Mengambil Jeda

Ini penting sekali dilakukan. Andien mengatakan, dengan cara ini kita berlatih berfikir sebelum melakukan sesuatu, berfikir sebelum berbicara. Sekarang ini, orang dengan mudah berkomentar. Nah, dengan mengambil jeda artinya kita memposisikan kesadaran kita sebagai mahluk yang netral. 

Penulis : Redaksi
Editor: Redaksi
Berita Terkait