Cerita Seru Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari Menyanyi untuk TKI di Tengah Hutan di Malaysia

Abdul Rahman Syaukani Selasa, 18 Maret 2014 18:37:02
Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari. (Seno/BION)

TABLOIDBINTANG.COM - MUSISI senior Dwiki Dharmawan memiliki pengalaman menarik menggelar konser di dalam hutan beberapa waktu lalu.

Bersama istrinya, Ita Purnamasari, musisi yang memulai karier di industri musik sejak 1985 itu mendatangi para TKI yang berada di dalam hutan di Sabah, Malaysia.

Karena lokasinya jauh dari kota, di dalam hutan kelapa sawit, mobil yang dikendarainya pun sempat berhenti sejenak karena ada rombongan gajah lewat. Dia juga sempat terkejut karena mobilnya juga hampir menginjak ular yang cukup besar.

"Kita sempat terhenti di dalam perjalanan karena ada rombongan gajah. Kita berhenti karena takut mobil kita diinjak," tutur Dwiki, saat ditemui di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/3).

"Ketemu ular juga, hampir mobil kita nginjak ular besar," timpal Ita di lokasi yang sama.

Perjuangan panjang Dwiki dan Ita terbayarkan ketika melihat semangat tenaga kerja Indonesia (TKI) di hutan sawit yang jumlahnya puluhan ribu, ikut riang gembira saat dia konser di sana. Meski dengan sound system yang sederhana.

"Saya awalnya nggak percaya ada banyak sekali orang di dalam hutan sana. Mereka senang sekali pas kita konser. Seumur-umur jadi TKI mereka belum pernah ada hiburan," terang pria kelahiran Bandung, 19 Agustus itu.

Dijumpai musisi ternama tanah air, semangat nasionalisme para TKI di sana jadi berkobar. Sejumlah lagu dinyanyikan mulai dari musik dangdut, jazz dan yang lainnya.

Konser dibuka dengan menyanyian lagu "Indonesia Raya" dan ditutup dengan "Indonesia Pusaka".

"Mbak Ita ini nyanyi mulai dari 'Cintaku Padamu' sampai 'Cucak Rowo'. Pokoknya apapun permintaan mereka kita turuti," tandasnya.

(man/ade)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor -
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.