Wali Tak Lupa dengan Gerakan 100 Musholla Indah Meski Sibuk Bermusik

Supriyanto Jumat, 25 November 2016 13:30:17
Wali (Bambang Setiawan / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Grup band Wali terus aktif dengan kegiatan sosial membangun tempat ibadah, yaitu gerakan 100 Musholla Indah di berbagai daerah. Padahal, sebagai band yang punya banyak penggemar Wali juga punya kesibukan lain yang sangat padat.
 
Sudah beberapa kali Wali yang digawangi oleh Apoy, Faank, Tomi dan Ovie terjun langsung ke lokasi untuk membantu merenovasi musholla tua.

Terakhir, 22 November kemarin, Wali mendatangi Desa Singabraja, Bogor, Jawa Barat, menggandeng brand busaba muslim Mezora dengan program Indonesia Mengaji.

Apoy Wali (Yohanes / tabloidbintang.com)
Apoy Wali (Yohanes / tabloidbintang.com)

Apoy, pentolan band Wali mengatakan kegiatan 100 Musholla Indah dijalani untuk menambah keimanan dan rasa nyaman beribadah.

"Wali melalui Wali Care mengusung program 100 Musholla Indah untuk mempercantik dan memperindah mushola-mushola di Indonesia agar dapat menciptakan rasa nyaman bagi warga sekitar untuk memakmurkan musholla di lingkungannya", ungkap Apoy kepada wartawan belum lama ini.

Pihak Mezora menyambut aksi sosial yang digagas band Wali. Mereka juga akan rutin bersama Wali untuk menyapa warga-warga di pelosok pedesaan untuk membangun musholla.

"Kita mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Wali dengan ikut serta melengkapi kebutuhan mushola seperti Al-Qur’an, Juz ‘Amma, mukena, jam penunjuk waktu sholat, serta perlengkapan musholla lainnya. Bertujuan untuk generasi muda dapat melakukan aktifitas mengaji rutin di masjid atau musholla terdekat," ucap Sunardi selaku GM Sales Mezora.

(pri/ray)

Penulis Supriyanto
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.