Padi Vakum, Piyu Pilih Jadi Penyiar Radio

Supriyanto Jumat, 31 Maret 2017 11:30:34
Piyu (seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Grup band Padi sudah lama vakum, semua personelnya sibuk dengan proyek masing-masing termasuk Satrio Yudi Wahono atau Piyu. Gitaris yang juga pencipta lagu itu kini punya kesibukan baru sebagai penyiar program radio visual di Mugos.tv.

Piyu Padi mengatakan, menjadi penyiar bukanlah hal baru. Sebelum terjun menjadi musisi profesional, dirinya sempat menjadi penyiar radio kampus.

"Sebenarnya nggak asing dengan dunia broadcast. Tahun 93 sebelum di Padi, dulu pernah siaran radio di Surabaya. Tujuannya jadi penyiar biar bisa muterin demo dan lagu-lagu saya disela-sela siaran. Itu kejadian pas dua tahun kuliah nyambi sambil siaran," tutur Piyu di peluncuran Mugos.TV, Hard Rock Cafe, SCBD, Jakarta Pusat, Kamis (30/3).

Dalam radio streaming itu, Piyu dipercaya menjadi penyiar program baru Jatimland yang berisi segala sesuatu soal Jawa Timur baik masyarakat, budaya, dan kulinernya.

Piyu (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Piyu (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Namun, Piyu diberi kebebasan memutar lagu-lagu dari pendatang baru baik itu penyanyi solois maupun band yang diyakini Piyu punya kualitas.

"Kita akan fokuskan nyari new talent dan bisa cara di program saya. Sekarang saya rasa musisi sekarang nggak perlu label. Semua bisa lewat teknologi agar bisa cepat disampaikan. Nah, itu dibalut cerita soal Jawa Timuran nantinya," kata Piyu.

Piyu menambahkan, program ini sudah bisa dinikmati secara streaming dan off air. Saat ini tinggal mencari musik yang berkualitas dan bisa didistribusikan di sini.

"Streaming, modelnya kayak radio tapi ada visualnya. Sekarang program off air-nya udah ada tinggal kita jalanin," pungkas Piyu.

(pri/ray)

Penulis Supriyanto
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.