Syifa Hadju Diet Ketat Tapi Tak Berusaha Membuat Wajahnya Tirus, Dilarang Agama

Yohanes Adi Pamungkas Jumat, 15 Juni 2018 02:00:04
Syifa Hadju Diet Ketat Tapi Tak Berusaha Membuat Wajahnya Tirus, Dilarang Agama (Ryan / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Semasa kecil Syifa Hadju ternyata bertubuh gemuk. Membuat siapapun yang melihat merasa gemas.

“Memang banyak yang gemas karena aku gendut apalagi kalau ada acara keluarga, tapi aku enggak suka bentuk badan dulu,” seru Syifa.

Tumbuh remaja, Syifa mensyukuri bentuk pipi tembam yang dimilikinya.

Ia seakan tidak peduli dengan orang-orang di lokasi syuting yang kerap mengomentari pipi tembamnya.

“Wajah aku katanya tembam banget kalau di kamera. Sedih, sih tapi aku bersyukur saja. Wajah aku enggak akan bisa tirus karena punya pipi tembam,” akunya diiringi tawa lepasnya.

Syifa Hadju tak pernah berpikir untuk mengubah bentuk wajahnya menjadi tirus. Apalagi untuk melakukan operasi plastik, tidak berani. Pipi tembam dirasakannya membawa keberuntungan.

“Agama Islam melarang perempuan mengubah penampilan wajah,” mantan pacar Angga Aldi Yunanda ini menyatakan.

Syifa Hadju Diet Ketat Tapi Tak Berusaha Membuat Wajahnya Tirus, Dilarang Agama (Seno / tabloidbintang.com)
Syifa Hadju Diet Ketat Tapi Tak Berusaha Membuat Wajahnya Tirus, Dilarang Agama (Seno / tabloidbintang.com)

Tidak bentuk tubuhnya. Merasa gemuk, ia tengah berupaya menyusutkan bobotnya dengan diet ketat. Di antaranya dengan tidak mengonsumsi makanan berlemak, makanan yang mengandung MSG, dan minum minuman bersoda. Sebagai aktris, menjaga penampilan sangatlah penting.

“Memang aku masih makan nasi tapi aku berharap bisa menjadi perempuan yang sehat, karena tubuh boleh kurus selama itu sehat,” tutup belia berzodiak Cancer ini.

(han / gur)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.