Rayakan Lebaran, Fenita dan Arie Untung Boyong 2 Keluarga Besar ke Turki

Indra Kurniawan Sabtu, 16 Juni 2018 23:59:04
Rayakan Lebaran, Fenita dan Arie Untung Boyong 2 Keluarga Besar ke Turki (Markuat / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Tahun lalu merayakan Idul Fitri sekaligus berlibur di kampung halaman Fenita Arie di Palembang, Sumatera Selatan, Lebaran ini Arie Untung dan Fenita bertolak ke Turki.

Mereka memboyong anak-anak dan keluarga besar masing-masing. Selama 12 hari di sana, mereka akan mengunjungi banyak spot wisata seperti Masjid Biru termasuk juga berpelesir ke Cappadocia yang terkenal dengan wisata balon udara.

“Kami berangkat hari ketiga Lebaran. Hari pertama dan hari kedua Lebaran kami ada di Jakarta,” tutur Arie.  

Ini kali pertama dalam kurun 4 tahun mereka berlibur bersama keluarga besar. Terakhir, pada 2014, berlibur ke Eropa. Mengajak keluarga, mereka ingin berbagi kebahagiaan atas segala nikmat yang mereka dapatkan.

“Sedekah yang terdekat, ya kepada keluarga sendiri. Sudah lama pula kami enggak berlibur bareng. Orang tua senang banget,” bilang Fenita diiakan Arie.

Rayakan Lebaran, Fenita dan Arie Untung Boyong 2 Keluarga Besar ke Turki (Markuat / tabloidbintang.com)
Rayakan Lebaran, Fenita dan Arie Untung Boyong 2 Keluarga Besar ke Turki (Markuat / tabloidbintang.com)

Turki dipilih sebagai tempat menghabiskan liburan Lebaran, karena dianggap Arie dan Fenita berperan penting dalam perjalanan sejarah Islam.

“Ada 3 lokasi pilihan kami: Jepang, Korea Selatan, dan Turki. Awalnya mau pergi ke Jepang, tapi karena kami sudah pernah ke sana, akhirnya pilihan jatuh ke Turki. Anak-anak jangan hanya kenal K-pop, tapi mereka juga harus kenal Muhammad Al-Fatih,” Arie mengungkapkan alasannya.

(ind / gur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.