Menaklukkan Jalur Pantura, Marsha Timothy Berencana Menghidupkan SIM Kembali

Yohanes Adi Pamungkas Minggu, 8 Juli 2018 23:59:23
Menaklukkan Jalur Pantura, Marsha Timothy Berencana Menghidupkan SIM Kembali (Seno / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Marsha Timothy (39) ketagihan menyetir mobil setelah berhasil menaklukkan jalur Pantura (pantai utara) Jawa untuk syuting film Kulari Ke Pantai.

Melintasi jalur Pantura menggunakan mobil, Marsha dibuat terkagum-kagum dengan keindahan daerah-daerah di Pulau Jawa. “Saya terpukau dengan keindahan Temanggung, Pacitan, hingga Banyuwangi,” aku istri Vino G. Bastian.

Tahu jalur yang dilintasi ramai dengan bus dan truk berukuran besar, Marsha menjaga kondisi fisiknya tetap fit. Hanya, ada satu kejadian yang membuat jantung Marsha terasa mau copot.

Di sebuah daerah, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sebuah truk besar. Beruntung, Marsha fokus menyetir, membuatnya terhindar dari kecelakaan yang bisa mengancam nyawanya. 

“Kalau syuting saya lebih fokus, jadi enggak akan ada pikiran lain yang mengganggu. Fisik saya juga sehat sejak berangkat dari Jakarta, enggak pernah sakit karena syuting enggak sampai malam hari,” beri tahu Marsha.

Menaklukkan Jalur Pantura, Marsha Timothy Berencana Menghidupkan SIM Kembali (Seno / tabloidbintang.com)
Menaklukkan Jalur Pantura, Marsha Timothy Berencana Menghidupkan SIM Kembali (Seno / tabloidbintang.com)

Berhasil menaklukkan jalur Pantura, Marsha berencana menghidupkan kembali SIM. Sebelumnya, ia pernah memiliki SIM. Akan tetapi kini sudah tidak berlaku lagi karena ia tidak memperpanjangnya beberapa waktu lalu.

“Kalau sudah memiliki SIM baru, saya mau mengajak suami dan anak  berlibur naik mobil, dan saya yang menyetir,” pungkas Marsha Timothy berharap.

(han / gur)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.