Raffi Ahmad: Saya Enggak Punya Me Time Lagi

Wayan Diananto Sabtu, 6 Oktober 2018 14:00:27
Raffi Ahmad: Saya Enggak Punya Me Time Lagi (Bambang / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Jadwal kerja Raffi Ahmad (31) sepanjang tahun ini padat. Bulan ini ia memandu tiga program di layar kaca. Akibatnya, ia datang ke kantor Bintang, Jakarta, pekan lalu, dalam kondisi serak.

Belum lagi, ia mendirikan rumah produksi RA Pictures. Sampai artikel ini disusun, RA Pictures telah merilis 4 film yakni The Secret: Suster Ngesot Urband Legend, Dimsum Martabak, 13 The Haunted, dan Arwah Tumbal Nyai.

Bulan depan, giliran Kesempatan Keduda menyambangi bioskop. Setelahnya, suami Nagita Slavina berencana mendirikan perusahaan rekaman.  

Lantas, kapan Raffi Ahmad ada waktu untuk istri, anak, dan diri sendiri? Ditanya soal me time, bintang film 40 Hari Bangkitnya Pocong mengaku sudah lama tak menjalani ritual me time.

Raffi Ahmad: Saya Enggak Punya Me Time Lagi (Bambang / tabloidbintang.com)
Raffi Ahmad: Saya Enggak Punya Me Time Lagi (Bambang / tabloidbintang.com)

“Saya enggak punya me time lagi. Sabtu dan Minggu pun ada saja pekerjaan meski frekuensinya tidak sepadat hari lain. Tapi akan ada waktunya, saya, Gigi, dan Rafathar cuti liburan untuk waktu yang lama,” Raffi Ahmad memulai perbincangan empat mata bersama Bintang.

Kemudian, kami mengusulkan keluarga ini liburan akhir tahun mendatang. “Oh, tidak bisa. Akhir tahun ini pun saya masih kerja,” Raffi menyela.

Tahun ini, ia memasang target merilis 6 sampai 7 film di jaringan bioskop. Target produksi sebanyak itu biasanya dicapai produser yang telah puluhan tahun mengabdi di industri film. Kerja keras kini menjadi nama tengah Raffi Ahmad. Pergi pagi, pulang dini hari, hal yang tidak asing lagi.

(wyn / gur)

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.