Main Film yang Diangkat dari Novel Buatan Sendiri, Ari Irham Merasa Kesulitan

Wayan Diananto Rabu, 2 Januari 2019 10:45:23
After Met You mempertemukan kembali Ari dengan Surya Saputra. (Dok. Seno Susanto)

TABLOIDBINTANG.COM - Soal menulis, tahun lalu Ari Irham merilis buku After Met You yang laris manis di pasar. Buku itu kemudian diangkat ke layar lebar dengan judul sama oleh rumah produksi Mega Pilar Films dan RA Pictures.

Film After Met You dirilis bulan depan. Membintangi film yang diangkat dari novel buatan sendiri, kata Ari, bukan perkara mudah. 

“Di film After Met You, saya memerankan Ari. Karakter Ari di buku dan film jauh berbeda. Ari di buku introver sementara di film ekstrover. Syuting film ini berlangsung di Bandung selama 16 hari,” Ari menjelaskan.

Suasana syuting film dan sinetron menurutnya berbeda. “Syuting film lebih detail. Ada adegan yang melelahkan yakni curhat sambil berjalan di tangga. Adegan ini diambil dengan teknik one-shot, kamera mengikuti pergerakan saya dan lawan main sampai dialog selesai. Adegan ini diulang hingga lebih dari 20 kali. Ada saja yang mesti diulang. Entah saya salah dialog, lawan main salah ekspresi, atau kameranya bermasalah. Jujur saya bete tapi, kan enggak boleh terlihat kesal di depan kamera. Emosi saya harus stabil, dialog tidak boleh berubah-ubah. Itu benar-benar sulit.” Ari membeberkan.

After Met You mempertemukan kembali Ari dengan Surya Saputra. Selama syuting, Ari mendapat banyak pelajaran dari suami Cynthia Lamusu.

“Om Surya bilang, dalam berakting seorang aktor harus percaya diri dan fokus. Itulah kunci akting yang sukses. Bagaimana aktor bisa menjadi orang lain, kalau berdiri di depan kamera saja tidak percaya diri?” kenangnya.

(wyn / gur)

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.