Ersya Aurelia: Kalau Bryan Domani Jodohku, Itu Sudah Jalannya

Indra Kurniawan Senin, 7 Januari 2019 20:15:00
Ersya Aurelia (Seno Suysanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Tampan dan kepribadiannya menyenangkan, sosok Bryan Domani di mata Ersya Aurelia menarik.

“Dia termasuk tipeku. Tapi menurutku enggak enak kalau kami cinlok atau berpacaran. Aku agak anti cinlok, sih,” ungkap Ersya. Ia mengemukakan alasannya.

“Aku takut kalau nanti putus atau berantem, bakal menciptakan suasana enggak enak di lokasi syuting, mengganggu kru dan pemain lain. Itu yang aku hindari. Lebih baik begitu, teman baik saja,” kata pendukung sinetron Cinta Fitri 3. 

Ersya percaya jodoh sudah diatur Tuhan. “Kalau nanti Bryan jadi jodohku, itu sudah jalannya. Tapi untuk sekarang enggak dulu, deh,” Ersya kembali menegaskan.

Ia belum butuh pacar. Status jomlo membuatnya bahagia. “Aku bebas melakukan apa yang aku mau. Kalau ada pacar, kan ribet. Suka dilarang begini, dilarang begitu,” tukas Ersya. 

Cewek berzodiak Gemini ini pernah mengalami cinta monyet beberapa kali. Ke depan ia tidak mau main-main lagi. “Sekalinya berpacaran lagi aku bakal berkomitmen. Aku enggak ingin berpacaran lama. Ingin sebentar saja, lalu menikah,” Ersya membeberkan rencananya. 

Karier yang stabil, target Ersya sebelum memasuki hubungan cinta yang serius. Setelah sinetron, ia berencana berakting di layar lebar dan menyanyi.

“Aku ingin banget main film yang bagus, genre dan peran apa pun akan aku coba. Aku juga ingin menyanyi. Aku ingin mengejar semua impianku dulu. Kalau sudah mapan, bahagia, dan semua cita-citaku sudah tercapai, baru mengarah ke sana (pacaran),” beri tahu Ersya.

(ind / gur)
 

Penulis Indra Kurniawan
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.