Tinggal 6 Bulan Lagi Jadi Menteri KKP, Susi Pudjiastuti: Tetap Jaga Laut Kita

TEMPO Minggu, 7 April 2019 17:30:25
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan mengakhiri jabatan politisnya sebagai menteri dalam kurun waktu enam bulan ke depan. Jika tidak terjadi perombakan kabinet, Susi Pudjiastuti akan merampungkan tugas sebagai menteri pada 20 Oktober mendatang. 

Menteri Susi Pudjiastuti memiliki harapan khusus menjelang masa tugasnya berakhir. Ia berpesan supaya masyarakat menjaga keutuhan laut dan tidak melenakannya sebagai aset kekayaan negara.

"Saya titipkan ke Anda semua. Tetap jaga laut kita untuk masa depan bangsa. Anda adalah bagian dari laut," ujar Menteri Susi Pudjiastuti saat menjadi pembicara dalam diskusi terbuka bertajuk 'Indonesia yang Bersih, Aman, dan Nyaman untuk Berwisata' di Hall B, Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu sore, 6 April 2019.

Selama menjabat sebagai menteri lebih-kurang 4,5 tahun, Menteri Susi Pudjiastuti mengatakan Kementeriannya telah mencatatkan sejumlah prestasi. Ia mengklaim, kebijakannya soal penenggelaman kapal pencuri ikan berimbas pada meningkatnya neraca perdagangan hasil laut.

Indonesia, ujarnya, juga berhasil menjadi pemasok tuna terbesar di dunia. Dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2019, Indonesia saat ini berhasil menyumbang 16 persen produksi ikan tuna secara global. Adapun nilai tangkapan per tahun mencapai US$ 5 miliar.

Prestasi lain yang ditunjukkan Menteri Susi Pudjiastuti adalah meningkatnya stok ikan dari tahun ke tahun. Pada 2014, stok ikan hanya berkisar 7 juta ton. Pada 2016, angka itu naik menjadi 12,5 juta ton dan pada 2017 menjadi 13 juta ton. Sementara itu, konsumsi ikan juga tercatat naik. Dari 36 kilogram per kapita per tahun pada 2016, kini menjadi 50 kilogram per kapita per tahun.

Susi menyatakan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Saat ini, misalnya, penangkapan ikan secara ilegal masih marak terjadi. "Penangkapan ikan dengan bom juga masih banyak. Lalu pemerataan pendapatan nelayan (juga belum)," ujar Susi.

Setelah lepas jabatan menteri kelak, Menteri Susi Pudjiastuti memastikan dirinya masih akan tetap konsentrasi pada laut. Salah satunya lewat komunitas pecinta laut. Saat ini, ia menjadi pembina komunitas Pandu Laut Nusantara. Komunitas itu dibangun bersama sejumlah aktivis dan selebriti.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.