Rowland-Ignatius-Vania, Pencipta Sepatu Ramah Lingkungan Berbahan Material Unik 

Yuriantin Jumat, 19 April 2019 08:00:55
Rowland Asfales, Ignatiu Yosafat, dan Vania Audrey memiliki sebuah produk sepatu dengan material ramah lingkungan. (Yuriantin)

TABLOIDBINTANG.COM - Label sepatu kian menjamur di Kota Bandung. Meski begitu, hal ini tak membuat Rowland Asfales (27), Ignatius Yosafat (39), dan Vania Audrey (25) gentar. Ketiganya yakin label sepatu mereka, Pijakbumi punya keunggulan. Terbuat dari material yang ramah lingkungan, mereka percaya Pijakbumi mampu bersaing di pasaran. 

Melihat proses produksi sepatu yang menghasilkan limbah, Rowland menggagas ide memproduksi sepatu ramah lingkungan. Bersama Ignatius dan Vania, ia mendirikan Pijakbumi. Nama unik ini merupakan terjemahan dari kata earthing. 

"Earthing ini merupakan salah satu metode penyembuhan dengan menginjak tanah tanpa alas kaki. Manfaatnya bisa membuat ion-ion dalam tubuh agar kembali netral. Filosofinya, kami berharap dengan memakai produk kami, orang bisa seimbang dalam menjalani kehidupan termasuk dengan lingkungan (seimbang). Sekalian, kami juga berharap Pijakbumi bisa menginjak seluruh tempat di bumi ini," beri tahu pria yang akrab disapa Fales ini. 

Sepatu Pijakbumi tersebut terbuat dari serat kenal dan kulit kelapa sehingga tidak menimbulkan limbah yang berbahaya. (Instagram)
Sepatu Pijakbumi tersebut terbuat dari serat kenal dan kulit kelapa sehingga tidak menimbulkan limbah yang berbahaya. (Instagram)

Prototipe sepatu pertama dibuat dan diunggah pada Desember 2015 ke Instagram. Sepatu Pijakbumi tak hanya diproduksi dari material ramah lingkungan namun juga unik. Seperti serat kenaf dan kulit kelapa.

"Material sepatu kami berasal dari kulit nabati yaitu kulit sapi berbahan natural dengan proses pewarnaan tanpa bahan kimiawi. Ada juga serat tumbuhan kenaf yang banyak dihasilkan di Indonesia dan bertekstur mirip linen. Selain itu, ada karet natural, katun organik, dan kulit kelapa," terang Rowland. 

Berbagai bahan baku ditemukan seiring berjalannya bisnis dan bukan hal mudah mendapat bahan baku unik ini. Soal desain, Rowland mengatakan Pijakbumi condong kepada kesan klasik, timeless, dan minimalis dengan gaya ala Skandinavia dan Jepang. Maka tak heran, sepatu Pijakbumi dominan dengan nuansa warna bumi. Kendati Rowland menyebutkan tidak menutup kemungkinan mengeluarkan koleksi berwarna berani. Pijakbumi rutin mengeluarkan koleksi baru setiap 6 bulan sekali untuk produk high end dan sekitar 2 bulan sekali untuk koleksi low end. 

(yuri / gur)
 

Penulis Yuriantin
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.