Beruntungnya Arya Vasco, Sekalinya Main film Langsung Ditangani Upi

Wayan Diananto Jumat, 19 April 2019 11:00:55
Sunyi merupakan film ke empat dari aktor Arya Vasco. (Bambang Setiawan)

TABLOIDBINTANG.COM - Andre melayangkan bogem mentah berkali-kali ke perut Alex Pranoto (Angga Yunanda). Bekas memar di perut Alex diketahui ibunya (Unique Priscilla) yang kemudian melaporkan tindak kekerasan ini kepada kepala sekolah, Ningsih (Dayu Wijanto).

Ningsih memberi hukuman skors selama seminggu kepada Andre. Malam harinya, berbekal kunci inggris, Andre mendatangi sekolah hendak menghajar Alex yang berada di perpustakaan. Itulah sepenggal adegan dari film Sunyi karya Awi Suryadi. Karakter Andre yang menyebalkan diperankan dengan apik oleh Arya Vasco (19).

Sunyi, yang diadaptasi dari film horor laris Korea Selatan Whispering Corridors (1998), merupakan film keempat Arya. Sebelumnya, putra pasangan Arjen de Haan dan Mila Abdullah ini tampil memikat di My Generation (2017), Menunggu Pagi (2018), dan Tembang Lingsir (2019). Sebelum menjadi aktor, Arya menekuni modeling di Surabaya dan Bali selama 3 bulan. Minatnya terhadap seni peran tumbuh saat mengikut audisi film My Generation, awal 2017. 

“Ketika di Bali, seorang teman merekomendasikan saya ikut audisi My Generation. Audisi terbuka itu diikuti ratusan peserta, saya masuk ke sebuah ruangan bersama 25 peserta lainnya untuk dites. Lalu 5 peserta terpilih menjadi tokoh utama My Generation. Kami diundang ke Jakarta, diberi tahu siapa memerankan siapa, lalu menjalani reading sambil membangun chemistry di bawah panduan Mbak Upi,” kenang Arya ditemui di Jakarta, pekan lalu.

Arya Vasco berperan sebagai Andre dalam film Sunyi. (Instagram)
Arya Vasco berperan sebagai Andre dalam film Sunyi. (Instagram)

Di My Generation, Arya memerankan Konji. Sejak itu, Arya meninggalkan catwalk dan fokus ke akting. Sejumlah sahabat menyelamati Arya. Mereka menyebut aktor kelahiran Denpasar, 18 Desember, ini beruntung. Sekalinya main film, langsung ditangani Upi. Dari Upi, Arya belajar banyak hal salah satunya tentang konsentrasi dan kedisiplinan. 

“Sikap Mbak Upi di lokasi syuting menyadarkan saya bahwa bikin film tidak main-main. Pernah saat saya kehilangan konsentrasi, ia menegur, 'Konji! Yang benar, dong aktingnya. Ini adegan gampang. Kamu, kan sudah berlatih lama masa sekarang lupa?' Saat memikirkan pergerakan kamera, Mbak Upi bilang begini, 'Vasco, di sini kamu aktor. Sebaiknya kamu fokus ke akting dan dialog. Kalau mengurusi yang lain, konsentrasimu akan buyar,’” Arya mengingat.

Momen itu menyadarkan Arya, kunci keberhasilan seorang aktor ada tiga, yakni konsentrasi ke peran dan dialog, disiplin berlatih, dan memperbanyak referensi dengan menonton film buatan negara lain. Saat membintangi My Generation, Arya menonton dua film nomine Oscars bertema keluarga, yakni Lion (2016) dan Interstellar (2014). 

Jelang syuting Sunyi, penggemar Heath Ledger dan Zoe Saldana ini menonton film My Bodyguard (1980). “My Bodyguard mengisahkan seorang anak yang sering jadi korban perundungan di sekolah. Kemudian, ia menyewa orang yang paling ditakuti di sekolah itu untuk menjadi pengawalnya. Tema film ini sejalan dengan Sunyi yang menceritakan senioritas di SMA Abdi Bangsa hingga beberapa siswanya meninggal,” Arya mengulas.

Di My Generation, Arya memerankan Konji. Sejak itu, Arya meninggalkan catwalk dan fokus ke akting. Sejumlah sahabat menyelamati Arya. Mereka menyebut aktor kelahiran Denpasar, 18 Desember, ini beruntung. Sekalinya main film, langsung ditangani Upi. Dari Upi, Arya belajar banyak hal salah satunya tentang konsentrasi dan kedisiplinan. 

“Sikap Mbak Upi di lokasi syuting menyadarkan saya bahwa bikin film tidak main-main. Pernah saat saya kehilangan konsentrasi, ia menegur, 'Konji! Yang benar, dong aktingnya. Ini adegan gampang. Kamu, kan sudah berlatih lama masa sekarang lupa?' Saat memikirkan pergerakan kamera, Mbak Upi bilang begini, 'Vasco, di sini kamu aktor. Sebaiknya kamu fokus ke akting dan dialog. Kalau mengurusi yang lain, konsentrasimu akan buyar,’” Arya mengingat.

Momen itu menyadarkan Arya, kunci keberhasilan seorang aktor ada tiga, yakni konsentrasi ke peran dan dialog, disiplin berlatih, dan memperbanyak referensi dengan menonton film buatan negara lain. Saat membintangi My Generation, Arya menonton dua film nomine Oscars bertema keluarga, yakni Lion (2016) dan Interstellar (2014). 

Jelang syuting Sunyi, penggemar Heath Ledger dan Zoe Saldana ini menonton film My Bodyguard (1980). “My Bodyguard mengisahkan seorang anak yang sering jadi korban perundungan di sekolah. Kemudian, ia menyewa orang yang paling ditakuti di sekolah itu untuk menjadi pengawalnya. Tema film ini sejalan dengan Sunyi yang menceritakan senioritas di SMA Abdi Bangsa hingga beberapa siswanya meninggal,” Arya mengulas.

Menjelang syuting film Sunyi, Arya Vasco mengambil referensi dalam film My Bodyguard. (Bambang Setiawan)
Menjelang syuting film Sunyi, Arya Vasco mengambil referensi dalam film My Bodyguard. (Bambang Setiawan)

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.