Istri Ungkap Sakit yang Dikeluhkan Eddy Riwanto Sebelum Meninggal Dunia

Altov Johar Selasa, 30 April 2019 16:40:50
Istri almarhum Eddy Riwanto mengungkap kondisi kesehatan suaminya semasa hidup (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Yuni Astuti, istri almarhum Eddy Riwanto mengungkap kondisi kesehatan suaminya semasa hidup. Dikatakan Yuni, sebenarnya Eddy Riwanto sempat mengeluhkan sakit asam urat yang dideritanya sebelum meninggal dunia. 

Yuni melihat, sejak beberapa hari lalu Eddy Riwanto terlihat sangat lelah dan lebih banyak diam. Namun karena tuntutan profesi, sang suami tetap menjapani aktivitas syuting sinetron Cinta Suci.

"Sebenarnya sakit dia asam urat yang paling terasa, cuma beberapa hari emang agak capek sekali, lebih banyak diam. Karena tuntutan profesi jadi tetap kerja," ungkap Yuni Astuti di TPU Kampung Rawa Sapi, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (30/4).

Yuni juga mencari tahu aktivitas Eddy di lokasi syuting sebelum maut menjeput. Dari situ dia merasa lega mengetahui sang suami sempat menjadi imam salat ashar sebelum tutup usia.

"Keluhan ada, tapi lebih sakit di sini (perut). Dia bilang capek, lelah ke salah satu kru sinetron yang salat, terus disuruh istirahat. Setelah tiba waktunya dia dipanggil syuting, udah enggak ada," urainya.

Pada kesempatan itu Yuni meminta dibukakan pintu maaf untuk Eddy Riwanto, atas kesalahan yang dilakukan secara sengaja atau tidak selama hidup. Terutama kepada teman-teman di industri hiburan yang mengenal almarhum.

"Saya juga minta maaf ke teman-teman, karena sudah dari muda berkecimpungan di dunia ini. Baik disengaja maupun tidak disengaja," ucap Yuni.

Eddy Riwanto meninggal dunia di usianya yang ke 63 dan meninggalkam 4 anak. Eddy Riwanto menghembuskan napas terakhirnya di lokasi syuting Cinta Suci di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Senin (29/4). 

(Tov)

Penulis Altov Johar
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.