Choky Sitohang Bicara Soal Dunia Seni, Mayoritas, dan Minoritas di Indonesia

Panditio Rayendra Rabu, 15 Mei 2019 19:30:24
Choky Sitohang (Markuat / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Lama tak muncul di layar kaca, presenter Choky Sitohang rupanya menjadi calon DPR RI dari Partai Perindo mewakili daerah pemilihan Jawa Barat 1 yakni Bandung dan Cimahi. Peluangnya menjadi wakil rakyat di Senayan masih menunggu hasil penghitungan real count dari KPU. Choky Sitohang berbagi pandangan terhadap dunia seni dan wajah Indonesia.

Choky Sitohang mengatakan, sambil berpolitik ia tetap ingin menjadi bagian industri seni Tanah Air. “Saya adalah bagian dari seni pertunjukan Indonesia. Apakah saya menjadi bagian dari sebuah pertunjukan atau sebagai penonton, keduanya memegang peran penting. Seni pertunjukan kalau tak ada yang menonton tentu kehilangan makna,” beber Choky Sitohang di Jakarta, belum lama ini.

Sambil menjaga komitmennya di dunia seni, Choky Sitohang terus mencermati kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Menjelang Pemilihan Presiden maupun Legislatif serta memasuki tahun 2019, suhu politik meningkat. Hingga pemilu berakhir pun, suhu politik masih menghangat. Pria yang melejit usai menjadi host program Take Me Out Indonesia itu mengingatkan, Indonesia adalah wadah di mana kita bisa sama-sama berkembang melalui pemikiran, sikap, tindakan, dan kita semua sama.

“Apapun agama kita, tidak ada mayoritas atau minoritas. Tidak ada pembagian kasta seperti itu karena kita adalah bagian dari Indonesia. Jadi kalau punya kesempatan dan waktu, mestinya kita mendedikasikan kemampuan terbaik kita buat Indonesia,” pungkas Choky Sitohang. Ia berharap, setelah KPU menyampaikan pengumuman resmi hasil penghitungan suara, semua pihak berlapang dada, kembali bersatu, dan membangun Indonesia bersama.

(ray / ray)

Penulis Panditio Rayendra
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.