Sosok Ustadz Arifin Ilham di Mata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Abdul Rahman Syaukani Kamis, 23 Mei 2019 22:30:15
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin (TEMPO)

TABLOIDBINTANG.COM - Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin juga hadir ke rumah duka ustadz Arifin Ilham di Pesantren Azzikra, Sentul, Jawa Barat.

Dia mengungkapkan sosok ustadz Arifin Ilham di matanya.

"Di mata saya beliau adalah seorang yang tidak hanya mengajak kita mendekat kepada Allah, tapi juga mampu memahami Allah SWT. Maka secara tidak langsung dzikir beliau, bagaimana mengolah hati dan pikiran kita menjadi seorang muslim yang baik," tutur Lukman Hakim Saifuddin di hadapan ribuan orang.

Lukman Hakim juga merasa sedih dan kehilangan atas meninggalnya sosok ustadz Arifin Ilham. Apalagi keberadaannya selama ini sangat dirasakan manfaatnya oleh banyak orang.

"Hari ini kita mendengar kabar bahwa guru kita ustadz Arifin Ilham berpulang ke hadirat Allah. Boleh jadi kita sedih karena kita kehilangan seorang guru, karena beliau adalah sosok yang luar biasa," katanya.

Dalam kesempatan itu Lukman Hakim juga sempat berpesan kepada para pelayat untuk tidak hanya menjaga kebaikan-kebaikan yang telah diajarkan ustadz Arifin Ilham. Tapi juga ikut mengembangkannya.

"Semua orang yg pernah merasakan kebaikan dari beliau, mudah-mudahan tidak hanya memelihara ajaran beliau yang baik, tapi kita juga ikut mengembangkannya," ungkap Lukman Hakim Saifuddin.

Ustadz Arifin Ilham meninggal di usia 50 tahun setelah sempat berjuang melawan penyakit kanker yang diidaptnya. Arifin Ilham meninggalkan 3 orang istri serta 8 orang anak.

Jenazah ustadz Arifin Ilham dimakamkan di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Hal itu sesuai dengan permintaan ustadz Arifin Ilham saat masih hidup.

(man / gur)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.