Permaianan Ilusi Dijiplak Pesulap China, Demian Aditya Kesal

Altov Johar Minggu, 25 Agustus 2019 11:00:23
Demian Aditya  kesal permainan ilusi Deadlock miliknya dijiplak pesulap China. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Demian Aditya  kesal permainan ilusi Deadlock miliknya dijiplak pesulap China. Apalagi pesulap itu tidak izin memainkannya dalam sebuah ajang pencarian bakat. Diakui Demian, di satu sisi dirinya merasa senang karena permainannya dinilai bagus.

"Ada pesulap China yang meniru, menirunya itu 100 persen sampai saya lempar topi juga ditiru. Melihatnya pertama senang sama sedih sih. Senangnya karena dianggap keren sama itu acara dan sama pesulapnya. Sedihnya karena di copycat gitu hasil kreasi saya yang original punya saya," aku Demian Aditya di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (23/8) malam.

Demian mengaku sempat mendiskusikan hal ini dengan teman-temannya. Bahkan sempat terpikir olehnya untuk menuntut pesulap itu, namun diurungkannya. Sebab, belum tentu hukum di Indonesia sama dengan yang berlaku di China.

Demian Aditya (Altov/tabloidbintang.com)
Demian Aditya (Altov/tabloidbintang.com)

"Kalau mau dituntut secara hukum nanti repot karena hukumnya Indonesia dan China belum tentu sama dan banyak kebijakan yang akan menghabiskan waktu, dan finansial juga untuk mengurusi hal itu. Istilahnya produk teknologi aja enggak bisa nuntut China, apalagi saya pribadi," jelas Demian.

Demian menjelaskan, hak cipta juga berlaku dalam dunia sulap. Terlebih berkaitan dengan hak intelektual seseorang. Demian juga mengaku sudah menjual permainan itu kepada pesulap di luar negeri.

"Ada beberapa pesulap yang minta sama saya untuk boleh enggak gua mainin permainan lo. Saya berikan izin kepada mereka secara tertulis, namanya izin untuk hak perform. Kalau yang di China sama sekali enggak izin dan bisa dibilang mencuri sih," pungkas Demian Aditya.

(tov)

Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.