Innalillahi, Ibunda Devi Permatasari Meninggal Dunia

Christiya Dika Handayani Kamis, 29 Agustus 2019 12:00:10
Devi Permatasari

TABLOIDBINTANG.COM - Duka tengah menyelimuti Devi Permatasari. Pesinetron berusia 45 tahun ini baru saja ditinggal pergi sang bunda tercinta. Ibunda Devi permatasari meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker yang dideritanya.

Kabar duka ini disampaikan Devi Permatasari lewat postingan di Instagramnya. Dalam postingan yang diunggah, Rabu (28/8), Devi membagikan foto dirinya saat mencium jenazah sang ibu sebelum dikafani.

Devi Permatasari berduka
Devi Permatasari berduka

Mengiringi fotonya, Devi Permatasari berusaha ikhlas atas kepergian sang ibu. Ia pun menuliskan ungkapan terima kasih untuk bunda tercintanya yang telah mengajarkan banyak hal padanya.

"Bismillah..... Lewat mama ....Allah mengajarkan dewi keikhlasan..... Lewat mama..... Allah mengajarkan dewi untuk hanya bergantung kepada Dia..... Karena hanya Dia tempat untuk bergantung..... TAWAKALILLAH," tulis Devi Permatasari.

"Lewat mama..... Allah mengajarkan bagaimana memaafkan dengan setulus hati.... Lewat mama..... Allah mengajarkan bahwa hidup adalah sebuah perjuangan untuk menuju hidup yang sebenarnya nanti..... Perjuangan panjang mama sudah mencapai ujung ya ma.... Perempuan yang paling kuat yang pernah dewi tahu..... Yang akhirnya menyerah dengan kanker," sambungnya.

Di akhir keterangannya, Devi tak lupa memanjatkan doa untuk sang ibu, Devi Permatasari juga menitipkan salam untuk sang ayah yang telah lebih dulu menghembuskan napas terakhirnya.

"Bahagia disana ya ma..... Titip salam untuk papa..... Doa dewi selalu untuk mama dan papa," tandas Devi Permatasari.

(dika / ray)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.